• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan

‘Flashmob’ dan Pemukulan Kentongan Tandai Pembukaan Hari Radio di Malioboro

27 August
22:19 2019
1 Votes (5)

KBRN, Yogyakata : Pembukaan rangkaian kegiatan memperingati Hari Radio ke-74 di Yogyakarta dilaksanakan di area pedestrian Malioboro atau tepatnya di depan Gedung DPRD DIY, ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Kepala RRI Yogyakarta, Redno Desy Swasri, pada Selasa (27/8/2019) sore.

Pembukaan kegiatan Hari Radio di tempat umum tersebut memang tidak seperti biasanya dan dimeriahkan dengan atraksi yang tidak seperti biasanya pula, yakni penampilan  flashmob atau semacam gerak dan lagu yang dilakukan oleh para angkasawan-angkasawati RRI Yogyakarta.

Flashmob dengan iringan gendhing (musik) lancaran ‘Sekali di Udara Tetap di Udara’ itu tidak hanya diikuti segenap karyawan, bahkan para pejabat RRI Yogyakarta, termasuk Kepala RRI Redno Desy ikut lenggang-lenggok, bersemangat mengikuti irama jawa yang terlantun dengan durasi hampir 10 menit.

Saat membuka kegiatan Hari Radio, Kepala LPP RRI Yogyakarta, Redno Desi Swasri menyatakan, bahwa tema Hari Radio di tahun 2019 adalah ‘Untuk Indonesia Lebih Bertoleransi’.  Karena RRI terus menggelorakan dan menebarkan semangat toleransi dalam segala hal.  

“Indonesia memiliki beragam kekayaan alam, suku, agama, RAS, bahasa, budaya dan RRI terus merawat keberagaman itu dengan baik, dan selalu menjunjung tinggi toleransi dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Ia menambahkan, dalam pembukaan kegiatan Hari Radio ke-74 ini ditandai dengan pemukulan kentongan, sebagai simbol RRI sebagai ‘Radio Siaga Bencana’.

Di sisi lain, Redno Desy Swasri juga mengatakan, pembukaan kegiatan Hari Radio ke-74 sengaja dipilih di ruang publik yakni di lokasi pedestrian Malioboro, dengan tujuan selain untuk mendukung ‘semi pedestrian’ Malioboro, sekligus untuk lebih mendekatkan RRI kepada masyarakat luas.

Menurut Redno, RRI ingin terlibat aktif mendukung DIY sebagai kota wisata dan budaya.

“Kedekatan kami dengan publik, agar kita ikut menyemangati dan mensuport para wisatawan khususnya di daerah Istimewa Yogyakarta,” imbuhnya.

Sementara itu, sebelum dilakukan pembukaan kegiatan radio yakni pada siang harinya di tempat yang sama juga dilakukan audisi pemilihan bintang radio, yang diikuti oleh lebih dari 40 peserta putra dan  putri, baik untuk kategori umum maupun pelajar dan mahasiswa.

Sedangkan rangkaian peringatan Hari Radio ke-74 tahun 2019 juga akan diisi dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Seno Nugroho, di Kadilobo, Jetis, Bantul pada 2 September, dan pertunjukan Kethoprak di Auditorium RRI Yogyakarta, pada 4 September. (wur/yyw).

  • Tentang Penulis

    Wuri Damaryanti Suparjo

    Reporter RRI Yogyakarta

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00