• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Diduga Terserang Antraks Dua Ekor Sapi Mati Mendadak

27 June
16:34 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta kembali menerima laporan adanya sapi milik warga yang mati secara mendadak. Kejadian ini menimpa sapi milik Jumiyo warga Grogol RT.03 RW.04, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, usai mendapat laporan dari kecamatan, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan petugas kesehatan hewan untuk memeriksa kematian sapi tersebut.

"Benar, satu lagi sapi mati secara mendadak. Kejadian ini baru kita koordinasikan dengan kecamatan," kata Bambang kepada rri.co.id, Kamis (27/6/2019).

Pihaknya juga menerangkan, diketahui sapi berwarna coklat ini sudah mengalami penurunan nafsu makan sejak Rabu (26/6). Kematian sapi yang dialami keluarga Jumiyo ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya sapi miliknya juga mati secara mendadak pada Tanggl 29 April 2019.

"Sapi yang meninggal mendadak milik keluarga Jumiyo yang sebelumnya juga mengalami kejadian serupa," tegasnya.

Bambang menegaskan, dari hasil pengecekan laboratorium yang dilakukan pada kematian sapi pertama dinyatakan positif terkena virus antraks. Sementara dalam kasus kedua ini petugas sudah mengambil sampel untuk pengecekan laboratorium.

"sapi yang mati sudah dikubur didalam tanah. Penguburan sapi dilaksnakan bersama dinas terkait diantaranya dinas Pertanian dan Pangan, Babinsa dan serta perwakilan dari desa dan kecamatan,"katanya.

Lebih lanjut Bambang menerangkan, berbagai upaya penanggulangan penyebaran virus antraks terus dilakukan salah satunya melalui vaksinasi yang dilakukan kepada ribuan ternak. Dinas Pertanian dan Pangan juga membagi beberapa zona penyebaran antraks.

Gunungkidul sendiri diketahui menadapatkan jatah 5.000 dosis vaksin untuk melakukan vaksinasi dari Kementrian Pertanian. Dari jumlah tersebut diperkirakan sedikitnya ada 10.000 ternak yang bisa mendapatkan vaksin.

Dalam data zona merah antraks diketahui mengancam 386 sapi, 928 kambing dan 10 domba. Kawasan ini berada di Padukuhan Grogol I, Grogol II, Grogol III, Grogol IV, Grogol V Desa Bejiharjo, Padukuhan Kajar 3 dan Padukuhan Tawarsari Desa Karangtengah.

"Untuk zona kuning terapat ternak sapi sebanyak 839 ekor,ternak kambing 1.852 ekor dan 30 ekor domba. Wilayah zona ini memang agak jauh dari penemuaan hewan yang positif terpapar antraks," katanya. (wib/yyw).

  • Tentang Penulis

    Wahyu Wibowo

    Kontributor RRI Yogyakarta

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00