• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Penyebaran Dokter di Indonesia Kurang Merata

17 June
15:30 2019
2 Votes (3)

KBRN, Yogyakarta : Konsil Kedokteran Indonesia menyatakan penyebaran dokter di Indonesia kurang merata. Secara garis besar jumlah dokter seperti yang disyaratkan Kemenkes secara perbandingan rasio cukup namun secara disrtibusi baru 11 propinsi yang memenuhi kriteria tersebut.

Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Bambang Supriyatno mengatakan, kekurangan dokter utamanya berada pada daerah tertentu dan daerah terpencil yang tersebar di Indonesia.

"Hanya sebelas propinsi yang memenuhi kriteria tersebut, kini Kementerian Kesehatan terus berupaya memenuhi kebutuhan tersebut," katanya,  usai membuka Rakornas Konsil Kedokteran Indonesia di Yogyakarta, Senin (17/6/2019).

Sementata Staf Ahli Bidang Hukum Kementerian Kesehatan, Kuwat Sri Hudoyo menambahkan, peraturan presiden atau perpres Nomor 31 Tahun 2019 tentang pendayagunaan dokter spesialis diharapkan dapat menanggulangi kekurangan dokter di rumah sakit didaerah maupun kawasan terpencil.

Menurutnya saat ini tugas dokter lebih dinamis mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang sesuai standar profesi kedokteran saat memberikan pelayanan untuk masyarakat. Hasilnya dokter akan menjadi ujung tombak penyelengaran JKN.

"Sangat diperlukan keterlibatan pemerintah daerah untuk pemenuhan dokter didaerah yang tidak diminati jadi bisa merata," katanya.

Konsil Kedokteran Indonesia menggelar rapat koordinasi nasional di Yogyakarta yang berlangsung mulai 16 hingga 18 Juni 2019. Rakornas ini digelar untuk mengawal mutu praktik kedokterran sebagai upaya perlindungan masyarakat. Utamanya untuk dokter dan dokter gigi.

Rapat ini dihadiri berbagai organisasi profesi kedokteran, pejabat Kemenristekdikti dan Kemenkes, serta unsur perguruan tinggi yakni fakultas kedokteran dan fakultas kedokteran gigi seluruh Indonesia. (ww/joel/yyw).

  • Tentang Penulis

    Wahyu Wibowo

    Kontributor RRI Yogyakarta

  • Tentang Editor

    Yuliyanta

    RRI Yogyakarta<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00