• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial

Kades Ringinputih Klaten Optimalkan Potensi Desa

16 May
21:25 2019
1 Votes (1)

KBRN, Klaten : Kepala Desa Ringinputih Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Muhammad Ridwan, menyatakan akan mewujudkan keadilan di desa yang dipimpinnya, sesuai dengan visi-misinya saat kampanye Cakades lalu,serta melanjutkan program kerja Kades sebelumnya.

Hal itu sesuai dengan pernyataan Bupati Sri Mulyani saat pelantikan, bahwa Kades yang baru harus semangat, melanjutkan program-program dari Kepala Desa sebelumnya, sedangkan yang kurang bagus untuk diperbaiki agar lebih bagus

Hal ini sesuai juga dengan harapan Bupati, bahwa Kades yang dilantik ini harus bisa mengemban amanah rakyat, harus adil, bisa menyejahterakan masyarakat di wilayahnya, mewujudkan Klaten yang ‘Bersinar maju, mandiri dan berdaya saing.

Muhammad Ridwan alias Hantoro, merupakan salah satu Kades terpilih hasil Pilkades serentak 2019 yang dilantik oleh Bupati Sri Mulyani di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis (16/5/2019).

Saat dihubung rri.co.id, ia menyebut, salah satu program prioritasnya adalah pemerataan dana bantuan desa (DD) untuk masing-masing RW (Rukun Warga) dengan alokasi anggaran antara 50 hingga 60%.

Selain itu, Muhammad Ridwan juga akan mengoptimalkan potensi yang dimiliki desa, yakni dengan membentuk BUMDesa (Badan Usaha Milik Desa).

“Mengingat mayoritas penduduk dan potensi Desa Ringinputih adalah di bidang pertanian, maka saya akan memprioritaskan penanganan pembangunan desa ke depan di bidang pertanian, misalnya pembenahan masalah irigasi,” tuturnya, Kamis malam.  

Saat ditanya tentang apa ujud BUMDes tersebut, Muhammad Ridwan alias Hantoro menguraikan bahwa ia nantinya akan memanfaatkan tanah kas desa yakni lahan SD Ringinputih II untuk pembangunan ruko yang terkait dengan usaha pertanian.

“Ya misalnya toko pupuk, obat, alat pertanian, dan mengembangkan usaha pembibitan pertanian seperti tanaman buah, di lahan SD yang nantinya akan tutup,” terangnya.

Sebelum itu terealisasi, M. Ridwan akan mengumpulkan semua anggota Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) yang ada di desa untuk berembug tentang masalah itu, dan mengintesifkan pertemuan para anggota Gapoktan.

Selain itu, program ke depan juga akan menyasar utuk terus mendorong terciptanya suasana desa yang religius, serta ke masalah pengembangan seni dan budaya. (yyw).

  • Tentang Penulis

    Yahya Widodo

    No description yet...<br /><br />

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00