• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Pasokan Lancar, Harga Bahan Pokok DIY Selama Lebaran Dipastikan Terkendali

16 May
20:30 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Asisten Bidang perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana, di ruang kerjanya Kamis siang (16/5/2019) mengatakan, berdasar pantauan yang dilakukan TPID, hingga 10 hari pertama Ramadhan harga bahan pangan pokok di pasaran cukup stabil.

Sakti menjelaskan, terkait harga telur mendapat perhatian khusus, karena potensi tingginya permintaan, dan pernah terjadi kelangkaan pada akhir tahun lalu.

"Sekarang ayam-ayamnya sehat, kalau tahun lalu ada gangguan pada kesehatan ayam. Pada awal Desember lalu hingga bulan Januari 2019 harga telur mengalami goncangan, sekarang stabil," katanya.

Selain pemantauan di pasar, pihaknya juga telah melakukan pemantauan ke peternak dan distributor di Kabupaten Gunungkidul pada hari Rabu (15/5/2019) kemarin. Berdasar pantauan dipastikan stok aman termasuk untuk kebutuhan BPNT, karena kondisi ayam petelur cukup sehat, sehingga produksi sangat lancar.

"Telur pantauan ke peternak dan distributor CV. Sidorahayu di Kabupaten Gunungkidul. Harga Distributor Rp 19.600, di pedagang pasar harga lebih 2 hingga 3 ribu, lebih cukup sekarang dibanding tahun lalu. Logistik telur mudah-mudahan aman, saat ini ayam sedang sehat-sehatnya. Sedangkan pasokan bahan pangan aman, untuk BNPT itu masyarakat kan beli berasnya sedikit, yang banyak telur. Tapi ya, kebutuhan untuk Bantuan Pangan Non Tunai itu diprediksi hanya sekitar 10-15 persen dari kebutuhan normal. Kan warga miskinnya sekitar itu. Semoga aman lah, kan produksinya lancar ayam lagi sehat-sehatnya," jelasnya.

Tri saktiyana menambahkan, meski libur lebaran cukup lama hingga 10 hari, lonjakan permintaan dan harga kebutuhan bahan pangan pokok tahun ini diprediksi tidak seperti tahun sebelumnya.

""Distributor sembako Gunungkidul untuk minyak dan gula tidak ada yang melejit diatas HET. Bantul untuk bawang merah di kretek Rp 20 ribu distributor. Pasokan mudah-mudahan ini baru 10 hari pertama Ramadhan," tambahnya.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan waktu yang hampir bersamaan dengan pergantian tahun ajaran baru pendidikan. Sehingga kebutuhan masyarakat juga untuk sekolah.

"Menurut distributor Gunungkidul cik Lina, karena lebaran ini dekat dengan kenaikan atau kelulusan jadi tidak khawatir, karena dimungkinkan kebutuhan lebaran dibagi dengan SPP. Lebaran jaraknya tidak sebulan dengan kewajiban bayar sekolah. Yang jelas prediksi untuk tahun ini lebih baik dari tahun lalu," imbuhnua.

Sementara itu, berdasar pantauan di pasar tradisionap, harga bahan pokok yang sebelumnya sempat naik tinggi, bawang putih kini sudah turun di kisaran Rp 35.000/kg, daging sapi terbaik Rp 120.000/kilogram. Minyak, gula beras daging ayam stok dan harga relatif aman.

Selain melakukan pemantauan Rabu (15/5/2019) kemarin di Kabupaten Bantul dan KabupatenGunungkidul. Kamis ini (16/5/2019), TPID DIY melakuan pemantauan stok dan harga bahan pangan pokok di Sleman dan KP yaitu
- Pedagang Besar di Bendungan KP
- RPA Saliman dan
- Ind Telur di jl. Magelang

Sedangkan, Jumat (17/5/2019) besok
Pemantauan di Kota Yogyakarta yaitu
- Pasar Beingharjo
- Distributor "Pangan Sejahtera"  Jl. KH Dahlan. (wur/ian)

  • Tentang Penulis

    Wuri Damaryanti Suparjo

    Reporter RRI Yogyakarta

  • Tentang Editor

    RRI Yogyakarta

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00