• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Aruk Dukung Kinerja KPU di Pemilu Serentak

14 May
21:55 2019
2 Votes (4)

KBRN, Yogyakarta : Aksi dukungan terhadap kinerja penyelenggara pemilu, khususnya KPU disuarakan, Aliansi Rakyat Untuk KPU (Aruk).

Aksi yang digelar, Selasa (14/5/2019) siang, di kantor KPU DIY Jalan Ipda Tut Harsono berbeda dari aksi demonstrasi lainnya. Para peserta dikomando oleh koordinator lapangan (korlap) menggemakan doa dan tahlil untuk arwah para petugas pemilu yang gugur.

Sekitar 20 menit, puluhan peserta aksi berdoa dipimpin korlap dan Ketua Aruk, Muhammad Fahmi Sidik. Usai aksi doa dan tahlil, Muhammad Fahmi menyebutkan, Aruk mendatangi kantor KPU DIY sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih atas kinerja KPU, Bawaslu, DKPP dan pelaksana pemilu lainnya.

“Kami memberi dorongan moril kepada KPU. Ketika kami melihat ternyata banyak yang meninggal dunia, sampai 500-an petugas, sebagai sesama manusia, kami merasakan sakit mereka dan kami memberikan doa,” katanya.

Muhammad Fahmi juga meminta agar masyarakat tidak menghakimi KPU, Bawaslu, KPPS dan pelaksana pemilu lainnya yang dengan jerih payah luar biasa menggelar pemilu serentak yang terbilang berat.

“Kami melihat misalnya di kampung kami sendiri, pekerjaan (KPU dan KPPS) luar biasa, tetapi mengapa banyak yang tidak percaya terhadap pekerjaan mereka? Betul-betul melelahkan, maka kami hanya memberikan dorongan moril dan doa,” tutur Fahmi.

Aruk juga menolak tuduhan penyelenggara pemilu tidak independen dan berintegritas. Muhammad Fahmi lantas menyontohkan beberapa komisioner KPU dan Bawaslu di sejumlah daerah yang dipecat atau diberhentikan dengan tidak hormat akibat melanggar kode etik. Hal itu menandakan anggota KPU dan Bawaslu tidak bisa bermain-main dengan jabatan yang diembannya.

“Tarwinto dari KPU Provinsi Papua, RM Nufrianto Aris Munandar dari KPU Kota Yogyakarta, Edy Waluyo Ketua PPK Kajen Pekalongan, dan Sepriadison selaku Ketua Bawaslu Kota Pematangsiantar terbukti diberikan sanksi pemberhentian oleh DKPP saat melanggar kode etik,” ungkapnya. (ros/yyw).

  • Tentang Penulis

    Rosihan Anwar

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00