• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pangan

Harga Kebutuhan Pokok di Bantul Turun, Meski Harga Bawang Sedikit Naik

5 November
12:27 2018
2 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta : Harga bawang merah dan bawang putih di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami kenaikan sejak seminggu terakhir.

Pada sejumlah kios pedagang di Pasar Bantul, kenaikan harga dua komoditas pokok itu nilainya bervariasi. Untuk bawang merah terpantau hingga Rp 22 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih tembus Rp 24 ribu per kilogram.

"Permintaan tinggi sejak seminggu ini, bawang merah biasanya hanya 12 ribu hingga 15 ribu per kilogram, saat ini sudah 20 ribu sampai 22 ribu per kilogram, kalau bawang putih dari Rp 20 ribu menjadi Rp 24 ribu per kilo," kata Siyamti (50), salah satu pedagang, kepada RRI, Senin (5/11/2018).

Hal senada disampaikan pedagang lainnya bernama Yayuk usia 49 tahun. Di kiosnya, harga bawang merah naik dari Rp12 ribu per kilogram menjadi Rp20 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih dari Rp20 ribu menjadi Rp24 ribu per kilogram.

"Khusus bawang merah yang saya jual hasil panen petani lokal Bantul, ini memang agak naik harganya," terangnya.

Salamah usia 57 tahun, warga Desa Ringinharjo Bantul menilai, naiknya harga komoditas bawang merah dan bawang putih masih terbilang wajar, tidak terlalu memberatkan ibu rumah tangga seperti dirinya.

"Kayaknya kenaikannya gak sampai bikin ibu-ibu protes, soalnya ini masih termasuk biasa-biasa saja," katanya.

Jika harga bawang merah naik, beberapa komoditas pokok yang dijual pedagang di Pasar Bantul, harganya terpantau turun, seperti telur ayam ras dari Rp 19 ribu menjadi Rp 18 ribu per kilogram, gula pasir dari Rp11 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram dan minyak goreng kemasan dari Rp12 ribu 500 menjadi Rp12 ribu per liter. (yyw).

  • Tentang Penulis

    Wahyu Suryo

    Reporter RRI Yogyakarta<br /><br />

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;&amp;amp;lt;br /&amp;amp;gt;

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00