• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pangan

Optimalkan Kerjasama Antar Daerah Tekan Inflasi Pangan DIY

27 September
15:17 2018
3 Votes (3.7)

KBRN, Yogyakarta : Pemda DIY mengoptimalkan kerjasama antar daerah untuk menjaga ketersediaan pangan, sebagai langkah upaya mengatasi tingginya Inflasi pangan DIY.

Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY, Gatot Saptadi mengatakan, Pemda DIY akan mengoptimalkan kerjasama perdagangan antar daerah guna menjaga ketersediaan pangan mengingat kebutuhan masyarakat DIY yang terus meningkat.

"Melalui kerjasama perdagangan antar daerah maupun dengan sentra-sentra produksi di luar DIY ini akan membantu dalam pemenuhan kebutuhan sehingga pada akhirnya menstabilkan inflasi daerah," katanya, di Gedhong Pracimosono Kompleks Kepatihan, Kamis (27/9/2018).

Gatot menyampaikan, suatu daerah tidak bisa berdiri sendiri dalam memenuhi kebutuhan atau ketersediaan bahan pangan sehingga harus mendatangkan dari daerah lain jika defisit atau sebaliknya mengirimkan kepada daerah lain apabila surplus.

"Jika DIY defisit atau memang tidak diproduksi di dalam daerah, maka bisa mendatangkan dari daerah lain yang surplus atau sentra produksinya. Sebaliknya apabila DIY surplus suatu komoditi pangan, bisa didistribusikan ke luar daerah," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua TPID DIY, Budi Hanoto menuturkan, inflasi pangan DIY relatif tinggi sebesar 5,83 persen, beberapa komoditi stabil di level yang tinggi dari tahun 2017 lalu.

"Setelah ditelusuri penyebab inflasi pangan dari sisi produksinya," ungkapnya.

Menyikapi hal itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Budi Hanoto menekankan, pentingnya kerjasama antar daerah bagi DIY, mengingat lahan pertaniannya semakin berkurang tetapi kebutuhannya justru tinggi. 

Menurutnya, hal tersebut harus direspon dengan pasokan yang cukup, sehingga kemungkinan kerjasama antar daerah dan sentra-sentra produksi di luar DIY harus segera dilakukan. (wur/yyw).

  • Tentang Penulis

    Wuri Damaryanti Suparjo

    Reporter RRI Yogyakarta

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00