• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

FEATURE

Tanaman Gulma Tembus Pasar Eropa

25 February
23:45 2017
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Tanaman enceng gondok dengan kecepatan tumbuh yang tinggi, sering menjadi gulma yang dapat merusak lingkungan perairan. Enceng gondok yang banyak terdapat di sekitar kita, kadang menjadi gulma yang dapat merusak lingkungan perairan karena masa tumbuh enceng godok yang terbilang cepat. 

Selain menjadi gulma, tanaman enceng gondok selama ini hanya memiliki dampak negatif dan tidak dimanfaatkan. Namun ditangan Ridho, seorang pengrajin warga Dusun Kangkung B, Desa Ngeposari, Kecamatan  Semanu, Kabupaten Gunungkidul, tanaman enceng gondok mampu dijadikan bahan baku pembuatan barang fungsional yang memiliki nilai ekonomis tinggi. 

Menurutnya, banyaknya enceng gondok di lingkungan sekitar yang tidak bermanfaat menjadi awal  ide kreatif itu muncul. Kini banyak eksportir yang mulai melirik kerajinan yang dia produksi. Berbagai kerajinan dengan bahan baku enceng gondok ini, mulai banyak diminati pasar mancanegara, seperti di negara-negara Eropa. 

"Kendala yang saya hadapi kalau ketika di musim penghujan, enceng gondoknya jadi susah kering. Jadi ordernya sudah saya terima, deadline tetap harus jalan. nah karena itu bahannya sama jadi agak lambat," keluhnya.
.
Dalam produksinya, Ridho melibatkan lebih dari 170 pekerja dari bebebrapa dusun di sekitar rumahnya. Para pekerja umumnya adalah ibu rumah tangga yang bekerja dengan sistem borongan dan paruh waktu. 

Ridho menambahkan, dalam sehari  industri rumahan ini mampu memproduksi hingga 100 barang kerajinan berbagai jenis dan ukuran.  "Enceng gondok yang berbentuk panjang-panjang kemudian dikeringkan. Setelah kering kemudian dianyam sesuai bentuk dan ukuran. Berikutnya enceng gondok yang sudah dalam bentuk anyaman, di lilitkan pada rangka, kemudian dilakukan proses pengeleman," tambahnya.

Bapak berumur 47 tahun ini mampu menyulap tanaman gulma tersebut menjadi kerajinan yang memiiki nilai seni tinggi, mulai dari tempat pakaian, tempat kayu bakar warga Eropa dan keranjang, hingga kerajinan lainya. 

Selain itu, salah seorang warga Tri Minarni  mengaku, dengan adanya industri kerajinan enceng gondok ini mampu mengangkat perekonomian warga sekitar yang sebelumnya hanya bekerja sebagai buruh tani. Berbagai jenis kerjinan kini telah dia kuasai. 

"Bisa membantu suami menambah penghasilan, jadi meringankan bebanlah. Istilahnya meringankan beban rumah tangga keluarga," pungkasnya. (Wib/Yyw)

  • Tentang Penulis

    Wahyu Wibowo

    Kontributor RRI Yogyakarta

  • Tentang Editor

    Yahya Widodo

    No description yet...<br /><br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00