• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

FEATURE

Ikhlaskan Mobil Jadi Ambulans Desa

3 December
13:20 2016
3 Votes (4.7)

KBRN, Yogyakarta : Hanya diniati keikhlasan membantu orang lain, Djubarso usia 60 tahun, warga Dusun Wirosutan Desa Srigading Sanden Bantul, menjadikan mobil pribadinya sebagai ambulans desa.

Satu unit Mobil Suzuki Carry warna hitam keluaran tahun 1986, digunakannya untuk mengantar korban kecelakaan lalu-lintas, maupun warga yang sedang sakit menuju ke rumah sakit. Semua itu dilakukannya mulai tahun 1990-an, tanpa memungut biaya sepeserpun.  

”Awalnya saya menolong orang naik sepeda yang meninggal dunia karena tertabrak pengendara sepeda motor, terus saya bawa ke RSUD, saya sempat muntah-muntah karena bau amis darah tapi lama-lama biasa”, ungkap Djubarso di kediamannya, Sabtu (3/12/2016).

Ia juga mengaku, mobil ambulans desa bisa digunakan setiap saat jika ada orang yang membutuhkan, namun ketika dirinya tidak bisa mengantar langsung, pihak yang minta bantuan diminta mencari sopir sendiri.

”Tidak ada penarikan biaya operasional, untuk kebutuhan bahan bakar kendaraan dari saya sendiri, pernah juga ngantar orang yang mau melahirkan ke rumah sakit jam satu dinihari, orangnya sampai ngetuk pintu rumah”, terangnya.                                  

Karena kebaikannya menolong tanpa pamrih, seringkali orang yang pernah dibantu datang langsung ke rumahnya, membawa oleh-oleh berupa barang atau makanan sebagai ucapan terimakasih.

”Pernah saya terima ucapan terimakasih tapi bukan berupa uang, biasanya warga ada mengantarkan barang sekedar untuk oleh-oleh”, lanjut pria yang juga Ketua Desa Siaga Sehat Srigading itu.                   

Ketika ditanya sudah berapa banyak orang yang pernah diantarnya ke rumah sakit, Djubarso tidak bisa memberi jawaban pasti. Tetapi biasanya, yang paling banyak meminta bantuan menggunakan ambulans adalah tetangganya.                  

”Saya tidak bisa menghitung kebanyakan tetangga, biasanya orang yang butuh bantuan datang ke rumah kecuali menemukan korban di jalan”, kata dia. (WS/Ian)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00