• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Layanan Kesehatan Jamkesus Terpadu Penyandang Disabilitas Di DIY

17 October
20:07 2016
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta: Sekitar 250 penyandang disabilitas dari 7 kecamatan di wilayah Kabupaten Sleman diantaranya  Seyegan, Minggir, Tempel dan Turi mendapatkan pelayanan Jamkesus atau Jaminan Kesehatan Khusus terpadu di Rumah Sakit UGM, selama dua hari, Senin dan Selasa (18/10/2016).

Kepala Dinas Kesehatan Propinsi DIY drg. Pembayun Setyaning Astutie menyebutkan, pelayanan bagi penyandang disabilitas tersebut merupakan kegiatan terpadu  dari Dinas Sosial dan Pemda DIY, kabupaten/Kota bekerjasama dengan pemberi jasa pelayanan setempat dan berbagai pemangku kepentingan peduli disabilitas.

“Pelayanan Jamkesus disabilitas terpadu ini sudah 2 tahun dilaksanakan. Dan program ini adalah program terpadu antara bagaimana perawatan medis dari Dinas Kesehatan, bagaimana kita melibatkan sarana kesehatan dan bagaimana rehabilitasi social bagi penyandang disabilitas terpadu”, jelas Pembayun Setyaning Astutie, Kepala Dinas Kesehatan DIY, Senin (17/10/16).

Sementara itu Direktur Utama RS UGM, Prof Arif Faisal mengatakan, peran dari rumah sakit UGM adalah dari aspek pelayanan kesehatan dan menyediakan tenaga medis. Sejak berdiri 2 tahun silam, menurut Prof. Arif Faisal, RS UGM menyatakan diri sebagai rumah sakit yang ramah disabilitas dalam arti luas.

“Rumah Sakit UGM itu berperaan dari aspek pelayanan medik sampai dengan membantu rehabilitasi medik. Kita memiliki fasilitas rehabilitasi medik beserta dokter spesialisnya. Mengenai anggaran, bisa melalui jamkesos atau BPJS. Kalau kita bicara masyarakat miskin atau tidak mampu, 2 saluran itu yang kita pakai”, kata Prof. Arif Faisal, Direktur Utama RS UGM.

Pelayanan yang diberikan kepada para penyandang disabilitas meliputi penerbitan rekomendasi dinas sosial, penjaminan Jamkesus, layanan  rehabilitasi sosial, pemeriksaan kesehatan oleh perawat, dokter spesialis rehabilitasi medik hingga pemberian alat bantu sesuai kondisi masing-masing pasien.

Layanan Jamkesus penyandang disabilitas tersebut merupakan implementasi perda DIY No.4 Tahun 2012 dan Peraturan Gubernur No.51 tahun 2013 tentang pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas di DIY saat ini mencapai hampir 29.000.(MUN/BSL).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00