• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

FEATURE

Penjaga Monumen Satu Maret Tak Pernah Terima Gaji

1 March
18:42 2016
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Tanggal 1 Maret yang jatuh pada hari ini diperingati sebagai peringatan Serangan Umum 1 Maret yang terjadi di yogyakarta pada tahun 1949. Ada sebuah tempat bersejarah di Kabupaten Gunungkidul yang memiliki peran penting dalam peristiwa tersebut yaitu Monumen Stasiun Radio Auri.

Dari tempat tersebut untuk pertama kalinya berita tentang serangan umum 1 maret disiarkan secara rahasia hingga ke seluruh dunia. Meski sudah puluhan tahun, rumah sederhana tersebut kini masih terawat dengan baik berkat seorang juru rawat yang secara sukarela merawat salah satu saksi bisu sejarah tersebut selama 27 tahun.

Menurut juru rawat monumen stasiun radio auri pc-2 Sumarno, lokasi museum ini baru dua kali dipugar mengingat kondisi sebelumnya yang cukup memprihatinkan. Kini setelah dipugar jumlah kunjungan ke museum cukup meningkat terlebih para pelajar yang banyak berkunjung menjelang peringatan serangan umum 1 maret seperti sekarang ini.

Sumarno yang telah merawat monumen stasiun radio auri pc-2 sejak 27 tahun silam mengaku merawat saksi bisu sejarah ini secara sukarela  tanpa sepeserpun mendapatkan penghargaan dari pemerintah. Honornya sebagai karyawan tata usaha sebuah sekolah sebesar 500 ribu rupiah diakui tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan perawatan monumen, namun tekadnya untuk terus melestarikan bangunan besejarah ini membuatnya terus mengabdi.

"dari pemerintah gak ada, ini sukarela saya, swadaya saya sendiri, setiap satu tahun sekali dari Au kesini, mudah-mudahan dari pemerintah Gunungkidul ada bantuan minimal tiap triwulan," harapnya.

Kini didalam rumah terdapat sejumlah foto pahlawan kemerdekaan pada saat menggunakan radio pc-2, diantaranya foto Boediardjo sebagai penggagas stasiun radio auri, komodor udara Abdurahman Saleh yang mengoperasikan radio serta sejumlah foto yang menunjukkan kondisi stasiun radio auri pc-2 pada jaman dahulu.

Dari stasiun radio darurat di desa Banaran Kidul Playen Gunungkidul inilah untuk pertama kalinya berita tentang serangan umum 1 maret 1949 disiarkan secara rahasia melalui stasiun-stasiun radio auri dan diteruskan hingga ke markas PBB di Washington DC Amerika Serikat.

Dengan kondisi monumen yang terawat dengan baik, kini setiap menjelang 1 Maret puluhan pelajar dan masyarakat umum banyak berkunjung di monumen radio auri pc-2  Desa Banaran Kidul  Playen  Gunungkidul.(WIB/BSL)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00