• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Komentar Voice Of Indonesia

Arti Hari Nusantara Untuk Kesatuan NKRI

14 December
13:32 2017
0 Votes (0)

KOMENTAR VOI :  Saudara pendengar, Rabu 13 Desember, bangsa Indonesia memperingati Hari Nusantara. Pencetusan hari Nusantara ini, merujuk pada peristiwa deklarasi oleh Perdana Menteri Indonesia Djuanda Kartawidjaja pada 13 Desember 1957 yang menyatakan kepada dunia bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia, menjadi satu kesatuan wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia NKRI. 

Dalam acara hari Nusantara yang digelar di Dermaga Muara Jati, Cirebon Jawa Barat, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, melalui peringatan hari Nusantara ini, karakter bangsa Indonesia yang berwawasan bahari dan menjadikan laut sebagai ruang hidup dan ruang juang, bisa terbangun. Menurutnya, Deklarasi Djuanda sebagai pioner, merupakan tonggak penyatuan bangsa.  Ia juga merujuk pidato pelatikan  Presiden Joko Widodo yang   mengatakan  bahwa Indonesia telah lama mengabaikan  samudera, selat dan teluk yang dimiliki. Padahal sebagai bangsa maritim, laut adalah masa depan bangsa serta dan harus siap menjadi poros maritim dunia.

Sementara itu, Prof Dr Rokhmin Dahuri, MS  Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, mengatakan tanpa Deklarasi Juanda, potensi kekayaan laut Indonesia hanya sekitar 1/3 dari potensi yang dimiliki sekarang. Sebab, wilayah laut Indonesia saat itu hanya meliputi laut sejauh 3 mil dari garis pantai yang mengelilingi pulau-pulau Indonesia. Artinya, di antara pulau-pulau Indonesia terdapat laut bebas (internasional), yang memisahkan satu pulau dengan lainnya, serta kepulauan yang ada. Kondisi seperti tu dapat   berarti ancaman bagi persatuan dan kesatuan NKRI. 

Bangsa Indonesia harus  berjuang demi  kesatuan wilayah yang mencakup darat laut dan udara. Ketika deklarasi Juanda diluncurkan,tidak serta merta diterima oleh masyarakat internasional. Tanpa konsep negara kepulauandan  gugusan pulau-pulau (archipelago), negara Indonesia akan rapuh karena terpisah-pisah dan bukan menjadi kesatuan wilayah.  Berkat perjuangan bangsa Indonesia di dunia Internasional, akhirnya dklarasi yang berisikan konsep Negara  kepulauandan  gugusan pulau-pulau (archipelagic state) tersebut diterima oleh masyarakat dunia. Ini dikukuhkan  dalam Konvensi Hukum Laut PBB (United Nation Convention on Law of the Sea,  UNCLOS) 1982. Deklarasi Juanda mulai diperingati di masa Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, tepatnya 13 Desember 2000. Kemudian disahkan sebagai Hari Nusantara pada tahun  2001,  oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00