• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Fokus

Wakil Presiden RI Terima kunjungan Wakil Perdana Menteri China

28 November
13:38 2017
0 Votes (0)

VOI FOKUS Wakil Perdana Menteri China Liu Yandong melakukan kunjungan resmi ke Indonesia dengan bertemu  Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (27/11). Pertemuan iti juga dihadiri rektor dari berbagai universitas di Indonesia, 45 orang ilmuan asal China, dan 15 menteri asal China. Kedua wakil kepala pemerintahan itu membicarakan berbagai kerjasama bilateral seperti pengembangan teknologi nuklir, investasi, kependudukan, pendidikan, pariwisata hingga olahraga. 

Pengembangan teknologi nuklir menjadi salah satu popok bahasan yang dibawa Liu Yandong. Menurut Jusuf Kalla otoritas China sudah melakukan pertemuan dengan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Seperti dikutip Kompas.com, dalam pertemuan itu Wapres Jusuf Kalla mengatakan Indonesia masih terdapat banyak gempa, sehingga tidak mudah untuk mengembangkan nuklir di Indonesia. Teknologinya harus sangat tinggi supaya bebas dari akibat gempa. 

Jusuf Kalla juga mengatakan delegasi China yang berkunjung berjumlah besar. Hal itu wajar karena kedua negara memiliki hubungan yang sama-sama saling membutuhkan. China merupakan pasar ekspor batu bara Indonesia, sementara Indonesia adalah pasar besar bagi produk-produk asal China. Wapres RI juga menjelaskan bahwa China mempunyai target bagaimana tahun 2020, 2035 dan 2050 harus menjadi negara yang sangat kuat yang artinya ingin menggambarkan bahwa China ingin melebihi Amerika.

Sementara itu, peta investasi di Indonesia sendiri telah mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir dengan meningkatnya China sebagai raksasa ekonomi dunia sebagai penyebabnya. China sudah berada di posisi ketiga sebagai negara dengan investasi terbesar di Indonesia dan hanya kalah dari Singapura dan Jepang. Sepanjang tahun 2016 lalu, nilai investasi China di Indonesia mencapai 2,7 miliar dollar AS dengan 1.734 proyek.

Indonesia menaruh perhatian serius kepada isu investasi dan tenaga kerja dari China karena para investor China membawa ribuan tenaga kerja ke Indonesia. Dalam pertemuan itu Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pemerintah China meninjau kebijakan mengirimkan tenaga kerja ke Indonesia yang lazim dilakukan oleh para investornya ketika berinvestasi di Indonesia. Menanggapi hal itu menurut Jusuf Kalla Wakil perdana menteri Liu Yandong menyetujui permintaan tersebut dan bahkan China setuju untuk melatih tenaga kerja Indonesia baik di dalam negeri maupun di China.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00