• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Fokus

Indonesia Mengecam Aksi Teror Di Mesir

27 November
14:09 2017
0 Votes (0)

Presiden Joko Widodo mengecam  keras aksi serangan terorisme di Sinai Utara, Mesir, baru – baru ini.   Presiden Joko Widodo  di Medan, Sumatera Utara, Sabtu, 25 November  juga menyampaikan rasa duka dan simpati dari seluruh rakyat Indonesia, baik kepada pemerintah Mesir, masyarakat setempat termasuk para korban. Menurut Presiden, pemerintah Indonesia turut berbagi keprihatinan terhadap aksi teror bom tersebut serta memastikan bahwa aksi terorisme dan radikalisme merupakan hal yang harus diperangi bersama oleh seluruh dunia.  

Bom di Mesir, negara kita saya mengutuk keras serangan yang ada di Mesir. Di Sinai Utara dan duka dan simpati yang mendalam dari seluruh rakyat Indonesia baik kepada pemerintah Mesir dan masyarakat dan korban. Indonesia selalu bersama dengan Mesir dalam kondisi seperti itu. Saya kira sudah sering saya ulang-ulang bahwa kerja sama dalam rangka memerangi terorisme, radikalisme adalah kewajiban kita bersama “.

Presiden Joko  Widodo juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk bersama Mesir dalam menghadapi situasi yang sulit seperti ini.  Presiden menyatakan, aksi teror seperti ini harus dicegah, salah satunya dengan meningkatkan kerja sama Internasional dalam rangka memerangi terorisme dan radikalisme yang menjadi kewajiban bersama negara-negara dunia.

Sebelumnya dilaporkan telah terjadi aksi teror bom terjadi di kawasan El-Arish, Sinai Utara, sekitar 450 km dari ibukota Kairo pada hari Jumat 24 November 2017.   Aksi teror tersebut mengakibatkan sekitar  235 orang meninggal dan 109 orang terluka.  Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan setempat dan terus memantau perkembangan situasi di El-Arish. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dilaporkan telah mengirimkan pesan duka cita dan simpati langsung kepada Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry.  

Senada dengan Presiden Joko Widodo, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Juga mengutuk keras pengeboman yang terjadi setelah salat Jum’at itu. Ketua MPR RI di sela-sela kunjungannya di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Sabtu mengatakan, dalam ajaran agama manapun tidak ada yang membenarkan kekerasan dan pembunuhan. Sebaliknya agama justru mengajarkan kemanusiaan dan belas kasih pada sesama. Walaupun beda tapi berlomba dalam kebaikan. Karena itu Zulkifli meyakini semua agama menentang terorisme dan kebencian pada yang berbeda.

Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan sangat sedih dan marah atas peristiwa itu. Dalam keterangan persnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengharapkan Pemerintah Mesir segera menangkap pelaku.

Sementara itu Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi berjanji akan membalas serangan tersebut setelah melakukan pembicaraan dengan petugas keamanan.  Belum ada kelompok yang mengklaim melakukan serangan tersebut.  Namun, kelompok militan yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah- ISIS mengaku bertanggung jawab atas sejumlah serangan mematikan di provinsi  tersebut.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00