• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Komentar Voice Of Indonesia

Zimbabwe Setelah Pengunduran Diri Robert Mugabe.

24 November
14:26 2017
0 Votes (0)

KOMENTAR VOI : Krisis kekuasaan di Zimbabwe untuk sementara mereda setelah terjadinya kudeta militer pekan lalu. Robert Mugabe kemarin mengundurkan diri dari jabatan Presiden, mengakhiri 37 tahun kekuasaannya. Pengunduran diri Mugabe yang berusia 93 tahun, dilakukan pada saat yang tepat. Jika ia bertahan,  maka ia harus menerima kenyataan dilengserkan. Parlemen Zimbabwe pada hari pengunduran dirinya, baru memulai proses pemakzulan Mugabe sebagai Presiden. Yang menarik dari pemakzulan itu adalah, karena prosesnya justru diajukan oleh partai Zanu PF, yaitu partai Mugabe sendiri. Sebelumnya Partai Zanu PF memang telah mengultimatum Mugabe untuk mengundurkan diri.

Dalam surat pengunduran yang ditulisnya, Robert Mugabe tidak menyebutkan istrinya,  Grace,  sebagai penggantinya. Mugabe juga tidak menyinggung kemungkinan calon lain seperti wakil presiden Phelekezela Mphoko atau Emmerson Mnangagwa, mantan orang nomor  dua  sebelumnya yang dipecatnya pekan lalu,  konon untuk untuk memuluskan jalan Grace Mugabe menuju tampuk pemerintahan. Sementara itu, berbagai media massa internasional memberitakan, pengunduran diri Mugabe disambut dan dirayakan warga Harare dengan berpawai di jalan jalan raya ibu kota,  serta di berbagai tempat lainnya.

Surat pengunduran Mugabe memang tidak menyebutkan penerusnya. Namun berdasarkan konstitusi, penggantinya  seharusnya adalah wakil presiden saat ini, Phelekezela Mphoko, yang merupakan pendukung Grace, istri Mugabe. Atas keputusan pengunduran diri itu, pihak Militer yang mengkudetanya menyatakan tidak akan melanjutkan langkah-langkah untuk mengajukan Mugabe ke pengadilan. Mugabe menghadapi  proses hukum karena  mengangkat istri sebagai penggantinya setelah memecat Wakil Presiden sebelumnya,  Emmerson Mnangagwa. Pekan lalu, Militer yang mendukung  Emmerson Mnangagwa melakukan kudeta dengan alasan Robert Mugabe sebagai Presiden telah melakukan langkah inkonstitusional.

Keputusan Robert Mugabe untuk mengundurkan diri, telah meredakan suhu politik di negaranya, khususnya di Harare yang merupakan ibukota negara. Tetapi apakah kondisi ini akan berlaku seterusnya  ?

Perkembangan selanjutnyalah  yang akan menentukan. Jika istri Mugabe menerima  pengunduran diri suaminya dengan ikhlas dan membiarkan parlemen mengangkat Emmerson Mnangagwa,  menggantkan Mugabe, maka situasi Zimbabwe akan kembali normal. red Kabul Budiono 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00