• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Warna Warni

Hari Diabetes Internasional

14 November
13:58 2017
0 Votes (0)

Peringatan Hari Diabates Internasional pertama kali dirayakan oleh organisasi kesehatan dunia, WHO (World Health Organization) dan International Diabetes Federation (IDF) tahun 1991. Kampanye kesadaran diabetes ini diperkenalkan di tengah kekhawatiran akibat meningkatnya kasus penderita diabetes. Peningkatan jumlah penderita diabetes dunia disebabkan karena bergesernya pola makan dan pola hidup sebagian besar masyarakat dunia dari yang banyak bergerak menjadi cenderung pasif. Dari yang lebih banyak mengonsumsi makanan sehat ke makanan instan yang penuh dengan lemak, garam, gula dan zat pengawet lainnya. Dipilihnya tanggal 14 November sebagai Hari Diabetes Internasional, karena 14 November adalah hari penting di mana Frederick Banting berhasil menemukan insulin, obat yang dapat membantu mengatur kadar gula dalam darah.

peringatan Hari Diabetes Internasional tahun ini mengambil tema Women and diabetes - our right to a healthy future. Kampanye ini akan mempromosikan pentingnya akses yang terjangkau dan merata bagi semua wanita yang berisiko atau mengidap diabetes dengan obat dan teknologi diabetes esensial, pendidikan manajemen mandiri dan informasi yang mereka butuhkan untuk mencapai hasil diabetes yang optimal dan memperkuat kapasitas mereka untuk mencegah tipe 2 diabetes. Dipihnya perempuan sebagai fokus peringatan tahun ini, karena Perempuan dan anak perempuan adalah agen kunci dalam adopsi gaya hidup sehat untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan generasi mendatang.

Di Indonesia, data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) menunjukkan bahwa terjadi peningkatan prevalensi Diabetes di Indonesia dari 5,7%  tahun 2007 menjadi 6,9%  atau sekitar 9,1 juta pada tahun 2013. Data International Diabetes Federation tahun  2015  menyatakan jumlah estimasi penyandang Diabetes di Indonesia diperkirakan sebesar 10 juta. Seperti kondisi di dunia, Diabetes kini menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data Sample Registration Survey tahun  2014 menunjukkan bahwa Diabetes merupakan penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia dengan persentase sebesar 6,7%, setelah Stroke (21,1%) dan penyakit Jantung Koroner (12,9%). Untuk mengendalikan Diabetes Kemenkes sendiri telah membentuk 13.500 Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) untuk memudahkan akses warga melakukan deteksi dini penyakit diabetes. Selain itu Menkes menghimbau masyarakat untuk melakukan aksi CERDIK, yaitu dengan melakukan:  Cek kesehatan secara teratur untuk megendalikan  berat badan agar tetap ideal dan tidak berisiko mudah sakit, periksa tensi darah, gula darah, dan kolesterol secara teratur. Enyahkan asap rokok dan jangan merokok. Rajin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, seperti berolah raga, berjalan kaki, membersihkan rumah. Diet yang seimbang dengan mengkonsumsi makanan sehat dan gizi seimbang, konsumsi buah sayur minimal 5 porsi per hari, sedapat mungkin menekan konsumsi gula hingga maksimal 4 sendok makan atau 50 gram per hari, hindari makanan/minuman yang manis atau yang  berkarbonasi. Istirahat yang cukup. Kelola stress dengan baik dan benar. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00