• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Warna Warni

Bertani di Bantaran Ciliwung Kota Jakarta

8 October
13:58 2017
0 Votes (0)

VOI WARNA WARNI Dalam acara Warna-Warni. Jakarta sebagai kota urban memiliki susunan fungsi kawasan sebagai permukiman masyarakat, kantor pemerintahan, dan pemusatan kegiatan ekonomi. Itulah sebabnya, Jakarta tidak memprioritaskan lahannya uuntuk sektor pertanian dengan alasan keterbatasan lahan. Diperlukan cara khusus untuk bertani di daerah perkotaan. Warna-warni kali ini akan membahas salah satu solusi yang trkait dengan keterbatasan lahan untuk pertanian di Jakarta.    salah satu solusinya adalah memanfaatkan lahan seadanya, seperti yang dilakukan oleh Kelompok Tani Sehati. Berawal dari hobi bercocok tanam, Agus Dian mendirikan kelompok tani yang diberi nama Sehati pada tahun 2015. Kini, kelompok tani yang berada di kelurahan Cikini, kecamatan Menteng, Jalarta Puasat ini sudah memiliki 20 anggota kelompok. Kelompok tani ini memanfaatkan bantaran Kali Ciliwung dengan bercocok tanam di pot atau dengan hidroponik. Lahan tersebut merupakan lahan pelebaran sungai usai diturap.    

Menurut Agus, dari panjang lahan yang tersedia sepanjang 500 meter, hanya 250 meter saja yang digunakan untuk bercocok tanam. Agus dan anggota kelompok lainnya menanam 62 jenis tanaman dengan bibit tanaman yang diperoleh dari Agus sendiri. Karena, sebelum mendirikan kelompok tani, Agus sudah memulai dengan kegiatan pembibitan pada tahun 2014. Sebagai Ketua Kelompok Tani, Agus bertanggung jawab terhadap bibit dan pengolahan hasil pertanian tersebut. Agus menjelaskan, setiap hari kamis, kelompok ini mengadakan pertemuan yang juga dihadiri oleh penyuluh pertanian dari Kecamatan. Selain untuk dikonsumsi sebagai sayuran, hasil pertanian juga diolah dalam bentuk makanan lain seperti abon cabe, alpukat sintetis, bir pletok dan lainnya.

Setelah berjalan selama satu setengah tahun, Pemerintah Provinsi Jakarta memberikan perhatian dengan mengucurkan bantuan dalam bentuk program P2KP atau Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan serta dana. Bantuan dana sebesar 15 juta rupiah itu dapat menghasilkan panen dua kali lipat. selain di pertanian, Agus juga mencoba mengembangkan pembibitan ikan dengan kolam bantuan dari pemerintah. Akan tetapi, saat ini Agus lebih memfokuskan diri pada kegiatan penghijauan di bantaran sungai. Agus berharap dengan kegiatan tersebut, seluruh warga yang berada di bantaran sungai, sadar untuk melakukan penghijauan di bantaran sungai.

Selain itu, Agus pun berharap memperoleh dukungan dari Pemerintah untuk program penghijaun tersebut agar nantinya seluruh bantaran sungai di Jakarta dapat hijau dan bersih. demikian Warna Warni kali ini dengan topik “Bertani Di Bantaran Ciliwung, Jakarta”. Kita jumpa lagi pada kesempatan lain dengan topik-topik menarik lainnya. // Devy

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00