• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Fokus

Milik Nasional, Politik dan Loyalitas TNI Untuk Kepentingan Bangsa dan Negara

8 October
14:00 2017
0 Votes (0)

VOI FOKUS Pada 5 Oktober Tentara Nasional Indonesia TNI merayakan hari jadinya yang ke 72. Puncak peringatan diselenggarakan di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Provinsi Banten, Kamis (5/10) pagi. Saat memberikan sambutan pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 TNI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutip pesan Jenderal Besar Soedirman tentang jati diri TNI, yang diyakini sangat dan bahkan semakin relevan untuk masa kini dan masa yang akan datang.

Presiden Jokowi menegaskan, politik tentara adalah politik negara, politik TNI adalah politik negara, dan loyalitas TNI adalah loyalitas untuk kepentingan bangsa dan negara. Politik dan loyalitas kepada bangsa dan negara itu, menurut Kepala Negara, berarti kesetiaan memperjuangkan kepentingan rakyat, kesetiaan menjaga keutuhan wilayah dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan kesetiaan kepada pemerintah yang sah.

TNI, tegas Presiden Jokowi, adalah milik nasional yang berada di atas semua golongan, yang tidak terkotak-kotak oleh kepentingan politik yang sempit, dan tidak masuk ke kancah politik praktis.

Presiden mengatakan, TNI selalu menjamin netralitas politik di era demokrasi sekarang ini, yang selalu menjamin keutuhan wilayah nasional, dan membangun persatuan serta solidaritas antar anak bangsa, antar komponen bangsa.

Kepala Negara mengingatkan semua pihak untuk waspada terhadap upaya dari luar yang merongrong keutuhan wilayah Indonesia. Presiden juga mengingatkan harus waspada terhadap rongrongan dari dalam yang mengganggu Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, dan juga harus waspada terhadap peperangan nyata di bidang budaya dan ekonomi di era perdagangan bebas dan perkembangan teknologi yang maha cepat sekarang ini.

Menurut Kepala Negara, tidak ada jalan lain bahwa Indonesia harus bergegas membangun pondasi ekonomi yang Indonesia sentris, sebagaimana tuntutan doktrin pertahanan semesta yang dipegang teguh oleh TNI.

Presiden juga mengingatkan, bahwa dalam dunia yang semakin transparan sekarang ini tidak ada lagi yang bisa ditutup-tutupi. Kejadian sekecil apapun di sudut negeri ini, akan terberitakan sampai mancanegara. Karena itu, lanjut Presiden, tidak ada pilihan lain kecuali Indonesia harus memberikan pesan bahwa Indonesia adalah negara yang stabil. Karena itu pula, Presiden menegaskan, bahwa sinergi antara TNI dengan institusi lain dalam pemerintahan dan dengan seluruh komponen anak bangsa adalah mutlak, adalah wajib, untuk dijaga dan ditingkatkan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00