• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Komentar Voice Of Indonesia

REFERENDUM KATALAN DAN KURDISTAN

4 October
13:34 2017
0 Votes (0)

VOI KOMENTAR Dua referendum telah dilaksanakan di dua tempat berbeda namun dengan semangat yang sama. Referendum pertama telah dilakukan di daerah otonom Kurdi di utara Irak di akhir bulan September dan referendum kedua dilaksanakan pekan ini di Katalonia. Keduanya bersemangat sama yaitu melaksanakan pemerintahan sendiri dan lepas dari negara yang selama ini menaunginya.

Di daerah otonom Kurdi, orang-orang Kurdi setuju mendukung pemisahan dari Irak dan mendirikan sebuah negara Kurdistan. Di Spanyol, hal yang serupa terjadi, orang-orang Katalan, mayoritas mendukung pemisahan daerah otonom Katalonia dan menjadi republik sendiri.

Namun semangat kedua daerah  untuk melaksanakan pemerintahan sendiri secara penuh, tidak dengan mudah terlaksana. Di Irak, Perdana Menteri Haider el Abadi menolak mengakui  referendum dan mengancam mengisolasi daerah Kurdistan. Dan memang benar, Irak membuktikan ancamannya itu. Selain dari dalam negeri, penolakan juga datang dari negara-negara dengan penduduk Kurdi yang cukup banyak seperti Turki, dan Iran. Kedua negara ini khawatir, referendum orang-orang Kurdi di Irak, akan mendorong hal yang serupa di Turki maupun Iran. Meskipun demikian tidak ada kekerasan yang terjadi pada referendum Kurdi.

Sedangkan di Spanyol, Perdana Menteri, Mariano Rajoy mengatakan referendum Katalan tidak sesuai dengan konstitusi yang merujuk kepada kesatuan Bangsa Spanyol. Pemerintah Spanyol mengirimkan polisi ke tempat pemungutan suara untuk menghentikan referendum. Tak ayal bentrokan terjadi dan 300 an orang menjadi korbanluka-luka.

Sebelum ini, di Eropa juga telah dua kali dilaksanakan referendum. Pertama di Skotlandia, yang  mayoritas penduduknya masih ingin bergabung dengan Inggris Raya. Sedang kedua, referendum di Inggris Raya  yang hasilnya menyatakan   rakyat Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa.

Referendum untuk  melepaskan diri dari suatu negara memang  dapat menjadi hak dari orang-orang yang tinggal di suatu kawasan.  Tetapi perlu diingat bahwa Negara yang berdaulat akan mempertahankan konstitusi dan kesatuan bangsa sesuai dengan cita-cita bangsa tersebut.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00