• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Bilik Sastra

Kenanga Tinggal Kenangan

25 September
20:21 2017
1 Votes (1)

VOI BILIK SASTRA Aku berangkat ke kotanya sebelum cahaya kemerahan merekah di timur. Dengan pesawat paling awal, diantar hawa dingin dan kabut bulan November yang menusuk tulang. Mungkin dia tak mengira bertahun-tahun setelah menghilangkan jejak, aku akan menemukannya. Tentu saja demi keinginanku membawanya pulang, sebagai pertanggung-jawabanku kepada orang tua Kenanga.

"Nak Ilham, Kenanga minggat!"

"Dia meninggalkan sepucuk surat Nak Ilham!" Masih jelas dalam ingatan bagaimana janda 60 tahun yang tubuh ringkihnya basah kuyub menerjang hujan. Seorang ibu yang mengadopsi Kenanga menangis tersedu di hadapanku dengan secarik kertas di tanga

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00