• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Fokus

Pelestari Budaya Internasional Lepasliarkan Tukik di Bali

13 September
14:13 2017
0 Votes (0)

VOI FOKUS Organisasi pelestarian budaya di berbagai negara dunia yang bergabung dalam The International National Trusts Organisation menyelenggarakan Konferensi Internasional Pelestari Budaya ke 17 di Bali. Kabupaten Gianyar tepatnya di Museum Subak yang berlokasi di kawasan Pantai Masceti Gianyar, dipilih sebagai tempat pembukaan konferensi Internasional itu, pada Senin (11/9).

Pembukaan Konferensi Internasional Pelestari Budaya yang dihadiri hampir 200 peserta dari 31 negara anggota The International National Trusts Organisation, berlangsung sangat meriah. Peserta disuguhkan dengan berbagai seni budaya tradisional Bali. Selain seni pertunjukan, di depan para peserta konferensi Internasional, para generasi muda yang berasal dari beragam daerah di Indonesia seperti Bali, Medan, Jakarta, dan lainnya turut juga menyuarakan aspirasi generasi muda untuk kelestarian alam dan budaya di Indonesia.

Pada acara pembukaan itu juga dilakukan pelepasliaran sekitar 200 ekor tukik atau anak kura-kura di Pesisir Pura Masceti, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin ke habitatnya di lautan. Ketua Panitia Konferensi Internasional Pelestari Budaya ke 17, Catrini Kubontubuh, mengatakan, pelepasan 200 tukik ini sebagai bentuk kepedulian peserta konferensi terhadap satwa langka yang dilindungi negara ini agar tidak punah. Menurut Catrini, pelestarian budaya berkaitan dengan pelestarian alam. Mereka ingin satwa ini tetap ada dan menggugah komunitas di Bali ikut melakukan pelestarian terhadap lingkungan sekitarnya, salah satunya dengan melepas tukik.

Pelepasan tukik ini juga turut dilakukan Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata, bersama para anggota Konferensi Internasional Pelestari Budaya yang melepas satwa ini secara serentak di Pantai Masceti itu. Dalam hal ini, Catrini mengapresiasi dukungan Pemerintah kabupaten Gianyar terhadap kegiatan ini. 

Sementara itu, Direktur International National Trusts Organisation, Oliver Maurice, mengaku sangat mendukung upaya pelestarian satwa, karena kegiatan ini memperkuat peran Konferensi Internasional Pelestari Budaya dalam menjaga pelestarian satwa, lingkungan, dan warisan budaya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00