• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pesona Indonesia

Tari Enggang, Kalimantan Timur

11 September
10:26 2017
0 Votes (0)

VOI PESONA INDONESIA Jumpa lagi dalam Pesona Indonesia Seperti biasa Anda dapat mendengarkan program kami via streaming di voi.co.id, gelombang pendek 9525 KHz dan aplikasi RRI Play di ponsel cerdas Anda. Hari ini kami akan memperkenalkan Tari Enggang di Kalimantan Timur. Jadi tetaplah bersama kami hanya di RRI World Service Voice of Indonesia.

Pulau Kalimantan tidak terlepas dari keindahan alamnya. Tetapi kekayaan Kalimantan tidak hanya terdapat pada alamnya saja, pulau ini memiliki budaya yang beragam, karena banyaknya suku yang ada di pulau ini. Salah satu budaya tersebut adalah Tari Enggang yang berasal dari Suku Dayak Kenyak di Kalimantan Timur.

Tari Burung Enggang atau biasa disebut Tari Enggang adalah sebuah tarian Suku Dayak Kenyah, Kalimantan Timur. Tarian ini wajib ditampilkan dalam setiap upacara adat Suku Dayak Kenyah. Tari ini menggambarkan kehidupan sehari-hari burung enggang.

Menurut kepercayaan orang Dayak Kenyah, nenek moyang mereka berasal dari langit dan turun ke bumi menyerupai burung Enggang. Oleh karena itu, masyarakat Dayak Kenyah sangat menghormati dan memuliakan burung Enggang, sehingga Tari Enggang dapat dimaknakan sebagai penghormatan Suku Dayak Kenyah terhadap asal usul leluhur mereka.

Selain itu, ada pula yang mengartikan Tari Enggang sebagai simbol perpindahan masyarakat Dayak dari satu tempat ke tempat lainnya secara berkelompok, karena suku Dayak pada masa yang lalu selalu berpindah tempat dan menjalani hidup secara nomaden.

Tari Enggang ditarikan oleh wanita-wanita muda Suku Dayak Kenyah. Ketika menari, mereka mengenakan hiasan diatas kepala bermotif burung Enggang dan anting-anting besar. Selain itu, ketika menari, mereka juga memegang hiasan bulu burung Enggang.

Mereka menari dengan iringan alat musik tradisional, yakni sampe, gendang dan gong. Sampe merupakan alat musik petik khas Dayak. Selain menjadi tarian wajib pada upacara-upacara adat Dayak, Tarian Enggang pun kini sering dibawakan sebagai tari selamat datang untuk menyambut para tamu.

Gerakan Tari Enggang menggunakan gerakan dasar dari Burung Enggang. Konsep gerakan dikelompokkan dalam 3 gerakan utama, yakni Nganjat, Ngasai dan Purak Barik. Nganjat adalah sebuah gerakan utama atau gerakan khas dari tarian dayak yang menyerupai burung enggang gading yang membuka menutup sayapnya. Gerakan ini melambangkan gerakan molek dari seorang penari dayak.

Ngasai adalah gerakan yang menyerupai burung enggang yang sedang terbang. Dan Purak Barik adalah sebuah gerakan dasar yang merupakan gerakan perpindahan tempat. Dalam perkembangannya, ada kreasi baru Tari Enggang, namun kreasi ini tidak terlepas dari makna serta filosofi yang terkadung dalam Tari Burung Enggang.

demikian Pesona Indonesia edisi kali ini tentang Tari Enggang dari Kalimantan Timur. Kita akan berjumpa kembali esok dengan topik-topik menarik lainnya.// Ihsan

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00