• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

 Breaking News

Warna Warni

Meteran Listrik Smart

26 August
10:01 2017
0 Votes (0)

VOI WARNA WARNI Jumpa kembali dalam acara Warna-Warni. mahasiswa di Indonesia rupanya tak hanya fokus mengembangkan penelitian dan inovasi di bidang medis saja, tetapi juga di bidang teknologi. Seperti mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mengembangkan inovasi berupa meteran listrik pintar yang dinamakan SMART. Seperti apakah alat tersebut? Warna-warni kali ini akan membahasnya.

ketika beban listrik di rumah Anda overload/kelebihan beban dapat menyebabkan mati atau putusnya hubungan listrik. Bila sering terjadi, tak jarang aneka peralatan elektronik misalnya TV, kulkas, AC, dan lain-lain menjadi rusak atau terganggu proses kinerjanya. Bahkan dapat menyebabkan kebakaran.

Atas dasar hal tersebut, lima mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta  berhasil mengembangkan meteran listrik pintar yang diberi nama SMART (Solusi Metering Adaptif untuk Rumah Tangga). Alat tersebut dapat meminimalisir terjadinya mati listrik akibat hubungan singkat(korsleting) maupun beban berlebih. Kelima mahasiswa tersebut adalah  Oca Tantya Saputra, Damai Bela Nusantara, Muhammad Yasirroni, Dimas Pulung Herjuno, dan Aliefya Fadhila Ramadhani.

Oca Tantya Saputra menjelaskan, SMART berfungsi sebagai komponen pelengkap meteran listrik PLN. Alat ini diletakkan di jaringan listrik rumah tangga untuk meminimalisir listrik padam akibat permasalahan dari sisi pelanggan. Listrik hanya padam pada peralatan yang dipilih saja, misalnya pada AC. Begitu juga ketika terjadi short circuit (hubungan pendek/korsletting), listrik hanya padam pada peralatan yang mengalami kejadian tersebut.

SMART juga didukung dengan aplikasi mobile untuk memonitor penggunaan daya listrik sebuah rumah yang telah dipasangi Smart.  Aplikasi ini bekerja dengan konsep preventif dan responsif.

upaya preventif yang dilakukan oleh aplikasi Smart yakni dengan memberikan pop up notifikasi di smartphone pengguna apabila penggunaan daya listrik telah melebihi kapasitas. Sementara tindakan responsifnya yakni dilakukaan saat overload sehingga alat Smart secara otomatis akan memilih peralatan elektronik tertentu untuk dinon-aktifkan.

Selain dapat diaplikasikan di rumah tangga, SMART juga dapat dikembangkan dan diaplikasikan pada sektor industri. Apabila terjadi kelebihan beban pada industri, maka pemadaman hanya akan terjadi pada peralatan yang dipilih saja, sehingga mesin-mesin produksi tidak akan padam. Hal tersebut berdampak pada kurangnya jumlah produk cacat dan waktu pelayanan menjadi lebih cepat.

SMART juga memiliki potensi besar untuk mengatasi kekurangan daya listrik di Indonesia. Jika diterapkan secara masif, SMART dapat saling berkomunikasi dan membentuk komponen kota pintar (smart city).demikian Warna Warni kali ini dengan topik “Meteran listrik SMART”. jumpa lagi pada kesempatan lain dengan topik-topik menarik lainnya.// Devy 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00