• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Fokus

Wapres Resmikan Puncak Hakteknas ke-22

13 August
12:42 2017
0 Votes (0)

VOI FOKUS Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan pembukaan puncak acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2017 yang ke-22 di Makassar dengan tema Pembangunan Maritim Berbasis Ilmu Pengetahuan. Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional pertama tahun 1995 yang ditandai dengan terbangnya pesawat N250 memberikan arti bahwa teknologi dapat dikuasai dengan semangat. Hal itu dikatakan Jusuf Kalla dalam sambutannya di Center Point of Indonesia (CPI) Makassar, Kamis (10/8). Wakil Presiden menekankan bahwa peringatan Hakteknas 2017 jangan hanya sekadar merayakan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah ada, namun juga untuk jeli melihat apa yang bisa diperbaiki dan dimajukan dari sebelumnya. Jusuf Kalla juga mendorong para ilmuwan, profesor, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian untuk bekerja lebih keras menghasilkan inovasi dan teknologi yang dibutuhkan untuk pembangunan. Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Hakteknas 2017 merupakan peringatan Hakteknas yang pertama kali diselenggarakan di luar Pulau Jawa dengan mengadakan berbagai kegiatan dan pameran.

Sejumlah kegiatan acara Hakteknas 2017 antara lain pameran teknologi inovasi, tanam panen serentak padi varietas unggulan dari Batan di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, demo sains dan alat peraga iptek, kegiatan ilmiah, workshop, dan lain-lain. Wapres Jusuf Kalla pada acara ini juga memberikan secara simbolis bantuan Inovasi Anak Negeri kepada nelayan, berupa konverter mesin kapal dan LID ikan. Setelah itu Wapres Jusuf Kalla bersama tamu undangan menyaksikan produk inovasi karya anak bangsa yang ditampilkan pada pameran inovasi Ritech Expo. Salah satu produk inovasi yang menarik yang ditampilkan  adalah Kapal Plat Datar.Kapal Plat Datar digadang-gadang menjadi kapal laut terbaik dan bernilai ekonomis dibandingkan kapal laut lain yang setara dikelasnya. Kapal bermesin konverter ini dinilai tepat, karena dapat mengurangi ketergantungan nelayan terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM), sekaligus mengurangi biaya bahan bakar karena penggunaan gas yang dinilai lebih murah dan irit.

Sementara itu, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi –Menristekdikti, Muhammad Nasir dalam laporannya mengatakan tema Hakteknas ke-22 tahun 2017, adalah: “Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan,” dengan sub tema:  “Peran Sumberdaya Manusia dan Inovasi dalam Pembangunan Maritim Indonesia.” Tema ini sejalan dengan Misi Pembangunan Jangka Panjang Nasional, yakni: “Mewujudkan Indonesia Menjadi Negara Maritim yang Mandiri, Maju, Kuat dan Berbasiskan Kepentingan Nasional.” Ia menjelaskan, Pemilihan tema ini adalah upaya mendorong terwujudnya Visi Pembangunan Poros Maritim Dunia yang dicanangkan Presiden RI dan merupakan cita-cita besar terhadap penegakan kedaulatan ekonomi, pertahanan dan keamanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia-NKRI. Pemilihan Kota Makassar sebagai puncak Hakteknas karena Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi dengan garis pantai terpanjang di Indonesia. Pelabuhan Makassar adalah pintu gerbang pelayaran terpadat di Indonesia Timur, memiliki pelabuhan perikanan rakyat terbesar dan dinamika pembangunan pesisir yang tinggi. Hakteknas merupakan tonggak sejarah kebangkitan teknologi di Indonesia, yang diawali dengan penerbangan perdana  pesawat terbang N-250 Gatotkaca pada tanggal 10 Agustus 1995 di Bandung.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00