• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Warna Warni

Lomba Masak Ikan Nusantara

13 August
10:41 2017
0 Votes (0)

VOI WARNA WARNI Berjumpa kembali dalam acara Warna Warni, Edisi kali ini mengetengahkan topik mengenai Lomba Masak Ikan Nusantara

Indonesia adalah negara kepulauan dan memiliki laut yang luas. Meskipun demikian, konsumsi ikan masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Untuk itu Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kantor Staf Presiden dan Kementerian Pariwisata menyelenggarakan audisi dan roadshow Lomba Masak Ikan Nusantara “Menuju Istana”. Kegiatan yang juga masuk rangkaian kegiatan peringatan 72 tahun Kemerdekaan RI ini digelar mulai 3 Juli sampai 2 Agustus 2017 di lima kota, yaitu Batam, Gorontalo, Biak Papua, Jakarta dan Pontianak.

Kepala Staf Presiden, Teten Masduki, mengatakan acara yang diselenggarakan bekerja sama dengan Femina Group ini merupakan bagian dari upaya pemerintah maupun masyarakat meningkatkan konsumsi protein dari ikan, yang merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas. Mengapa memilih ikan, karena ikan merupakan sumber protein yang kaya serta mudah didapat. Teten Masduki menambahkan, pemerintah menargetkan konsumsi ikan masyarakat Indonesia diharapkan menjadi rata-rata 54 kilogram per kapita per tahun pada 2019. Saat ini, konsumsi masyarakat Indonesia terhadap ikan masih terbilang rendah, yaitu baru mencapai 41 kilogram (kg) per kapita per tahun.

Meski mengalami kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tingkat konsumsi ikan di Indonesia masih kalah jauh dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia (70 kg per kapita per tahun) dan Singapura (80 kg per kapita per tahun), bahkan kalah telak dengan Jepang (mendekati 100 kg per kapita per tahun). Padahal 70 persen luas Indonesia adalah air, yang di dalamnya banyak terdapat ikan asli nusantara.

Dari kelima wilayah tempat terselenggaranya lomba masak Ikan Nusantara “Menuju Istana” telah terpilih 10 finalis koki terbaik yang dapat mengolah ikan menjadi hidangan lezat serta bergizi. Mereka adalah Abdul Kadir asal Pontianak, Anita Attu asal Gorontalo, Endang SN asal Batam, Matelda F. Maryen asal Biak Numfor Papua, Narti Buo asal Gorontalo, Non Lahibu asal Gorontalo, Ruben Jeremia asal Jakarta, Sri Ekowati asal atam, Sri Sudaryani asal Batam, dan Syamsudin asal Pontianak.

Kesepuluh finalis ini menyajikan olahan ikan yang unik, memiliki keunggulan serta cita rasa yang dapat diunggulkan dari daerah masing-masing. Selanjutnya, para finalis bersaing pada audisi final dalam acara Taste of Indonesia yang digelar pada 11-13 Agustus 2017 di Lippo Mall Kemang Jakarta. Pemenang Lomba Masak Ikan Nusantara mendapat kehormatan istimewa memasak dan menyajikan menu kreasinya untuk Presiden RI Joko Widodo pada perayaan peringatan 17 Agustus 2017 di Istana Negara.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Effendi Hardjanto mengatakan keluarga besar perikanan Indonesia menyambut baik terselenggaranya acara festival dan lomba masak ikan Road to Istana. Menurutnya hal tersebut merupakan upaya konkret mendorong masyarakat agar lebih mencintai ikan lokal. Sementara itu Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan Kementerian Pariwisata mendukung Lomba Masak Ikan Nusantara. Karena roadshow yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia ini sejalan dengan prioritas Kemenpar untuk menyoroti kuliner dan wisata nusantara. Menurut Esthy, pihaknya terus mempromosikan ikan Indonesia, terutama melalui pendekatan wisata kuliner.

sekian Warna Warni kali ini. Kita jumpa lagi besok dengan topik menarik lainnya. Sampai jumpa.// Wati

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00