• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pesona Indonesia

Sungkui, Makanan Khas Kalimantan Barat

13 August
10:39 2017
0 Votes (0)

VOI PESONA INDONESIA Berjumpa lagi dalam Pesona Indonesia. Hari ini kami akan memperkenalkan dan mengajak anda mencoba Sungkui,  makanan khas dari Kalimantan Barat. Jadi tetaplah bersama kami di RRI World Service Voice of Indonesia. Selain melalui gelombang pendek, anda juga dapat mendengarkan siaran kami melalui www.voi.co.id.

Sungkui  adalah makanan yang terkenal di Kalimantan Barat.  Makanan ini digemari semua lapisan masyarakat, mulai dari  masyarakat biasa hingga pejabat. 

Bagi warga Sanggau, Sangkui merupakan makanan yang paling digemari. Makanan ini selalu hadir pada acara-acara pesta, dan hari-hari besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha.

Sementara di kalangan Keraton Surya Negara Sanggau, Sungkui merupakan menu wajib. Dapat dipastikan setiap tamu yang singgah ke keraton Surya Negara Sanggau, pasti akan disuguhi  Sungkui. Bahkan Keraton mengatakan bahwa, Sungkui adalah menu andalan untuk tamu terhormat keraton. 

Cara memasak Sungkui ini sangat sederhana; mula-mula  beras di cuci, kemudian dibungkus dengan daun sungkui.  Sekarang ini daun sungkui mulai susah ditemukan. Daun sungkui ini berasal dari  tanaman Keririt, yaitu tanaman yang tumbuh di pinggir hutan di sepanjang jalan  menuju Kabupaten Sanggau.  Daun sungkui ini seperti daun pisang.  Setelah  beras dibungkus, lalu diikat, satu ikatan terdiri dari 10 bungkus sungkui, kemudian direbus selama  kurang lebih enam jam, setiap dua jam sekali harus dibolak-balik   agar dapat masak secara merata.

makanan  khas dari Sanggau ini setelah diolah menjadi makanan bentuknya tetap sederhana, lonjong dan tipis serta memanjang. Tetapi dibalik bentuknya yang sederhana ini, makanan ini punya keistimewaan, bau harumnya yang khas.  Setelah matang, sungkui ini akan menjadi seperti lontong, dan dihidangkan bersama lauk pauk lainnya seperti serondeng, sambal nanas, opor ayam,  dan rendang sapi, yang  tidak boleh ketinggalan adalah serondeng, yaitu semacam parutan kelapa yang digoreng.

untuk lebih sempurnanya menikmati sungkui,  maka  boleh ditambah dengan lemang dan Srikaya, sebagai pencuci mulut. Srikaya di sini bukan buah, melainkan  yang dibuat dari telur, gula dan santan, yang kemudian di kukus.

Walaupun Sungkui merupakan hidangan favorit  terutama pada hari-hari besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha serta jamuan pada acara pesta, tetapi anda tidak perlu khawatir, karena  di pinggiran Sungai Kapuas, anda bisa menemukan penjual Sungkui  ini. Harga perporsi  Rp. 25.000.

kita akhiri  Pesona Indonesia kali ini, yang memperkenalkan  Sungkui, kuliner tradisional dari   Kalimantan Barat. Kita berjumpa lagi besok dengan acara yang sama. Inilah Suara Indonesia di Jakarta.// Edn

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00