• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Fokus

Simposium Internasional MK Se-Asia

11 August
13:29 2017
0 Votes (0)

VOI FOKUS Saudara pendengar,.. Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia menjadi tuan rumah acara Simposium Internasional Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia (AACC). Presiden RI, Joko Widodo dalam sambutan pada pembukaan Simposium Internasional Mahkamah Konstitusi se-Asia, di Surakarta, Rabu 9 Agustus 2017 mengingatkan peran Mahkamah Konstitusi dalam menghadapi tantangan yang kerap bermunculan sebagai dampak dari kemajuan zaman. Presiden menyebutkan, tantangan yang kerap bermunculan tersebut mencakup radikalisme, terorisme, globalisasi, perdagangan narkotika dan obat/bahan berbahaya- narkoba, perdagangan manusia, penyelundupan senjata, dan kejahatan siber. Selain itu Presiden juga menyebutkan kemajuan zaman yang melahirkan pemikiran-pemikiran modern yang dilahirkan oleh generasi muda yang memberikan tantangan dalam upaya menghadirkan nilai dan semangat konstitusi di kalangan generasi muda. Oleh karena itu Presiden Joko Widodo mengingatkan agar Mahkamah Konstitusi menjadi penerang bagi pemahaman sebuah negara.

Di tengah terpaan gelombang tantangan terbaru itu peran dan posisi Mahkamah Konstitusi di setiap negara berdemokrasi menjadi semakin penting. Sebab Mahkamah Konstitusi menjadi jangkar menjadi pijar yang menerangi pemahaman sebuah negara. Jangkar dalam memahami pandangan awal dari para pendiri bangsa penyusun konstitusi untuk merasakan semangat dan niat Mulia para pendiri bangsa.  Mahkamah Konstitusi-lah yang menginterpretasikan konstitusi sehingga dapat terus menjadi pegangan dan menjadi Muara inspirasi bangsa dan negara dalam menjawab tantangan - tantangan baru. Oleh karena itu saya turut menyambut baik pelaksanaan simposium internasional kali ini yang bertema Mahkamah Konstitusi Ideologi dan demokrasi di masyarakat yang majemuk. Saya Berharap kita semuanya dapat saling belajar dari pengalaman ke pengalaman negara lainnya dan hasil dari simposium ini dapat menguatkan kualitas mahkamah konstitusi kita masing-masing sekaligus menguatkan praktek demokrasi kita bersama.

Simposium Internasional Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia (AACC) dihadiri delegasi dari 14 negara, diantaranya Afghanistan, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Myanmar, Turki, Uzbekistan, Russia, Kyrgyzstan, Kazakhstan dan tuan rumah Indonesia. Beberapa agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut diantaranya pemilihan Ketua AACC periode tahun 2017-2019. Dalam simposium ini, Malaysia terpilih sebagai ketua Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia menggantikan Indonesia. Sejak dideklarasikan pada 2010 lalu di Jakarta, Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia atau The Association of Asian Constitutional Court and Equivalent Institusions (AACC) telah dipimpin tiga negara, yaitu Korea Selatan dari 2010 hingga 2012, Turki dari 2012 hingga 2014 dan Indonesia dari 2014 hingga 2017. Saudara pendengar, Sekian Fokus hari ini.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00