• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olah Raga

Dunia Olahraga

10 February
11:14 2017
0 Votes (0)

Kabupaten Purwakarta berencana menggelar Tour de Jatiluhur pada bulan September ini, dan menjanjikan hadiah Rp 1 miliar dan 99 tusuk sate maranggi. Rencana menggelar Tour de Jatiluhur itu muncul dari Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi usai bertemu dengan Ketua Umum PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Raja Sapta Oktohari di kantor PB ISSI di Jakarta pada Senin (6/2/2017). 

Seperti yang dikutip dari Detik, proposal kegiatan telah disampaikan Bupati Dedi Mulyadi kepada PB ISSI beberapa waktu yang lalu. 
Raja Sapta Oktohari sangat terkesan dengan motivasi dari pihak penyelenggara. Menurut nya, keinginan kuat Tour de Jatiluhur telah  memotivasi orang untuk membuat ajang balap sepeda lainnya. Sebab, prestasi hanya bisa lahir dengan kompetisi.

Saat ini, ISSI tengah mengajukan kepada Union Cycliste Internationale (UCI). Dalam pengajuan itu, Tour de Jatiluhur diusulkan untuk digelar 3-9 September 2017 dengan persaingan pada lima etape untuk jarak tempuh sepanjang 500 km.  Tour de Jatiluhur akan bergulir dengan grade setara dengan Tour de Singkarak: 2.2. Begitu pula dengan total hadiah, sebesar Rp 1 miliar.

Di ajang itu pun tidak hanya akan menggelar balapan untuk pebalap profesional, tetapi pada hari terakhir event akan digelar balapan untuk komunitas. 
Berita Olahraga selanjutnya Cabang Tenis. Indonesia harus melawan Kuwait untuk lolos Play Off piala Davis

Untuk dapat lolos ke Play Off piala Davis, Indonesia harus melawan Kuwait, usai menelan kekalahan  melawan Philipina. Kekalahan tim tenis putra Indonesia di turnamen Piala Davis Indonesia setelah di putaran pertama mengalami kekalahan saat menghadapi Filipina dengan skor 4-1 seharusnya menjadi bahan evaluasi tidak hanya bagi tim pelatih Piala Davis, namun juga Pengurus Besar Persatuan Tenis Indonesia-PB Pelti. Mantan petenis nasional asal Surabaya, Bonit Wiryawan di Surabaya, Jawa Timur Rabu (8/2/2017), mengatakan kekalahan tersebut harus bisa menjadi evaluasi agar tim tenis putra Indonesia bisa bersaing di ajang Piala Davis. Salah satunya yakni dengan menekankan petenis nasional untuk memperbanyak keikutsertaannya di turnamen tenis internasional untuk Usai kekalahan dari Filipina, Tim tenis Putra Davis Indonesia Indonesia dijadwalkan akan menjalani pertarungan "relegated play off" Piala Davis melawan Kuwait pada bulan April 2017 mendatang untuk menentukan apakah di ajang supremasi tenis beregu putra tertinggi di dunia berikutnya Indonesia masih berada di Grup II atau turun ke Grup III. Laga play off tersebut harus dijalankan tim Merah Putih setelah dikalahkan Filipina 1-4 di pertandingan putaran pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania dan harus dimenangkan jika tidak ingin turun ke Grup III. Indonesia harus menghadapi Kuwait yang sama sama menelan kekalahan di putaran I.

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Disporasu) bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumatera Utara telah mengagendakan World Championship Arung Jeram 2017, pada 7 hingga 17 Agustus di water caldera Toba -Asahan River. Even tersebut sengaja dilaksanakan semata - mata untuk mengenalkan kembali kondisi alam di Kabupaten Toba Samosir,  serta Asahan kepada daerah luar negeri agar lebih dikenal. Apalagi sejak 2009, FAJI Sumatera Utara sudah lama tidak melaksanakan Kejuaraan berlabel Internasional. 

Kepala Disporasu H Baharuddin Siagian menjelaskan dengan adanya Kejuaraan ini agar masyarakat Sumatera utara lebih peduli dalam melindungi dan memelihara keaslian kawasan wisata di sekitar alur sungai Asahan yang dijadikan lokasi kejuaraan. Dengan demikian, kenakalan terhadap kelestarian alam yang selama ini dilakukan oleh oknum tertentu bisa diminimalisir. Demikian dikatakan Baharuddin Siagian saat menerima paparan Faji Sumut di Aula Rapat Disporasu, jalan Iskandar Muda No 272, Medan, Rabu (8/2/2017).

Even ini diharapkan bisa menghadirkan para raffther terbaik dari sejumlah negara di dunia. Apalagi kejuaraan arung jeram berkaitan dengan program Pemerintah Pusat,  maupun Daerah untuk menjadikan danau Toba sebagai kawasan destinasi wisata. Ia mengharapkan, Ada tiga hal penting yang jadi pemikirannya. Selain ajang bergengsi dan merangsang masyarakat lebih peduli terhadap kawasan wisata, ini  sekaligus ajang bagi FAJI Sumut untuk mengukir prestasi terbaik di tingkat dunia. Sementara 

Sekretaris umum FAJI Sumatera Utara, Elwin Rejapahlevi mengungkapkan Kejuaraan ini sebenarnya sudah lama dirindukan oleh para kayaker dan rafters di seluruh dunia untuk dilaksanakan di Sungai Asahan. Apalagi kawasan sungai asahan merupakan lintasan terbaik ketiga di dunia untuk kejuaraan arung jeram. Kejuaraan ini juga bakal menjadi even terbesar di dunia. Selain bakal menghadirkan 200 lebih peserta dari 20 negara di dunia, Kejuaraan ini juga bakal memperebutkan total hadiah 680 juta rupiah. Ke-20 negara yang ditargetkan akan ambil bagian pada kejuaraan yang memperlombakan dua kategori yakni kayak arus deras (tunggal) dan raffting (beregu). Diantaranya seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Australia, Rusia, Belanda, Jepang, Amerika Serikat, Norwegia, Spanyol,  serta Cekoslovakia. 

Petinju andalan Indonesia, Daud Yordan dijadwalkan kembali naik ring untuk menghadapi petinju asal Filipina di Singapura pada 25 Maret mendatang. Hal itu dikatakan promotor pertandingan Raja Sapta Oktohari di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pada pertandingan ini Daud Yordan tidak akan bertanding dalam 12 ronde seperti yang selama ini dilakukan, namun hanya delapan ronde saja. Hal tersebut terjadi karena petinju yang akrab dipanggil Cino itu sudah lama tidak bertanding. Cino yang juga juara tinju kelas ringan (61,2 kg) WBO Asia Pacific ini terakhir naik ring saat menghadapi petinju asal Argentina, Cristian Rafael Coria di Uruguay, 4 Juni 2016 yang lalu dalam perebutan gelar WBA Internasional kelas ringan.

Dengan mampu merebut gelar WBA internasional, Daud Yordan memang berpeluang untuk menantang juara dunia karena berada di peringkat pertama. Bahkan ada informasi juara dunia kelas ringan WBO Terry Flanagan juga mengajukan tantangan.

Okto mengaku setelah melakukan pertandingan ini, pihaknya juga sudah menyiapkan jadwal selanjutnya atau yang disebut dengan pertandingan sesungguhnya untuk Daud Yordan. Pada pertandingan sesungguhnya itu, bisa saja petinju andalan Indonesia menantang Anthony Crolla, juara dunia kelas ringan WBC, Jorge Linares serta berpeluang naik ke kelas super ringan untuk menantang juara dunia WBA, Ricky Burns.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00