• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Bilik Sastra

Ayah, Karya Justto Lasso.

29 February
09:04 2016
0 Votes (0)

Tangan mungil Ranu menyambut pahaku, begitu aku membuka pintu. Segera saja kuangkat tubuh bocah lelaki lima tahun itu. Tubuh mungilnya segera terbenam dalam dekapanku, suara tawanya pecah saat seluruh tengkuknya kuhabisi dengan ciuman.

Ranu adalah anak pertamaku, adiknya masih dalam tahap usaha, aku dan Mayang, istriku, sudah kepingin lagi mempunyai anak kedua, namun Tuhan belum mempercayai kami.

“Ranu, jangan ganggu ayah, ayah capek!” Suara Mayang tak menghentikan tawa Ranu. Aku segera membopong bocah yang rambutnya seperti rambut jagung itu ke dalam kamar. Selanjutnya, suara Mayang lebih terdengar seperti air kran. 

“Tadi Ranu be

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terpopuler

Berita Terfavorit

00:00:00 / 00:00:00