• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Walikota Ternate Resmikan Tiga Gedung Pasar Baru

8 February
22:19 2018
3 Votes (5)

KBRN, Ternate : Walikota Ternate, Burhan Abdurahman, Kamis (8/2/2018) siang meresmikan tiga gedung pasar baru, yakni Pasar Teras Gamalama,  Pasar Bahari Berkesan III dan Pasar Rakyat Hiri di Kecamatan Pulau Hiri, yang anggaran pembanguanannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perdagangan tahun 2017.

Acara peresmian dilakukan secara bersamaan, dipusatkan di lokasi Pasar Teras Gamalama, Kelurahan Gamalama,  Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Walikota. 

Dalam sambutannya,  Walikota Burhan mengatakan, sejak dirinya dilantik tahun 2010 lalu, fokus pertama yang menjadi perhatian pihaknya adalah bagaimana menyediakan fasilitas pasar bagi pedagang dan para pembeli yang datang ke pasar. 

"Saai itu di kawasan pasar ini belum ada satu bangunan permanen yang berdiri, Alhamdulillah saat ini cukup banya bahkan sudah 24 unit gedung pasar, yang di bangun sejak 2010 hingga saat ini," ucapnya. 

Menurut Walikota, tujuan pembangunan pasar tidak lain adalah untuk memberikan ruang dan kenyamanan bagi palaku ekonomi untuk bisa mengembangkan usahanya dengan suasanya nyaman tanpa harus kepanasan dan kehujanan. 

"Untuk menuju konsep pasar yang memenuhi kriteria seperti yang kita harapkan harus melalu proses, olah karena itu, dalam proses yang berjalan,  sering terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan baik itu padagang maupun pembeli. Para pedagang harus pindah-pindah tempat karena perbaikan pasar dan itu semua untuk kebaikan bersama," ucapnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Ternate,  Nuryadin Rahman mengatakan, komitmen Pemkot untuk mewujudkan pembanguanan ekonomi yang merata dan berkeadilan terus dilakukan dan pasar-pasar ini adalah buktinya. 

"Jumlah keseluruhan pasar yang telah dibangun sejak 2010 berjumlah 24 gedung pasar, termasuk yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembanguan. Meski demi kian belum mencukupi jumlah pedagang yang terus bertambah akibat urbanisasi pedagang dari beberapa daerah di luar Ternate," jelasnya. 

Keberhasilan pembangunan pasar, lanjut Nuryadin, disesuaikan dengan standarisasi dan kebutuhan, ini menjadi perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan, sehingga di tahun 2017 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pembangunan pasar sebesar Rp.58 miliar, serta Dana Tugas Pembantuan (DTP) sebesar Rp. 6 miliar. 

"Saat ini di Ternate terdapat 2.675 pedagang dan diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan pembangunan gedung pasar. Kemajuan infrastruktur pasar juga di ikuti dengan pelayanan yang semakin mudah, seperti Kartu pedagang e-Retribusi yang memudahkan pedagang dalam membayar retribusi secara online," tandasnya. 

Pada acara peresmian pasar juga dilakukan pengukuhan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Ternate, yang dilakukan langsung oleh Walikota dan pembagian secara simbolis Kartu pedagang e-Retribusi. (ZN) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00