• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kawasan Kumuh di Ternate Akan di Eliminasi Pemkot

28 January
22:55 2018
1 Votes (5)

KBRN,  Ternate : Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk mengeliminasi sejumlah kawasan kumuh di kota Ternate, terus dilakukan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) untuk menciptakan Ternate bebas kumuh 2023, terus dilakukan. 

Kawasan kumuh di Kelurahan Makasar Timur merupakan wilayah yang menjadi perhatian serius Pemkot di tahun 2018. Berada tepat di pusat kota, kawasan Makasar Timur rencananya akan ditata per blok, namun akan melalui hearing dengan pihak Kementrian PU-PR. 

"Hari Rabu besok, kita 'Saya dan Pak Wali' akan ke Kementrian bersama Satker Penyediaan Perumahan provinsi Maluku Utara dan koordinator Program Kotaku, untuk bertemu Menteri PU-PR, Pak Basuki Hadimuljono, sekaligus hearing terkait dengan penanganan kawasan kumuh di kota Ternate, khususnya di Lingkungan Makasar Timur," ucap Rizal Marsaoly Kadis Perkim Kota Ternate,  Minggu (28/1/2018).

Rizal menambahkan, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Kasatker Bangkim dan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

"Skema yang coba kita tawarkan, adalah perencanaannya di buat sekaligus, namun penanganannya di buat per blok. Contohnya untuk perencanaan di luasan tiga hektar,  namun untuk penaganannya di tahun 2018, kita tangani dulu, misalnya 500 meter persegi. Jadi sistimya bertahap," jelas Rizal. 

Menurutnya,  pola seperti ini dilakukan dengan cara mengidentivikasi masyarakat yang ada di kawasan tersebut guna mengetahui identitas sekaligus pekerjaan mereka. Bila pedagang,  maka akan kita relokasi ke Rusunawa.

"Jika KTP mereka Ternate, maka kita relokasi sebanyak 20 kepala keluarga ke Rusunawa untuk sementara, dan rumah mereka kita bongkar untuk ditata kembali, jika sudah selesai kita akan kembalikan mereka ke rumahnya masing-masing," katanya. 

"Dari pada kita relokasi ke lokasi yang lain, tentunya akan sulit. Lagi pula di Lingkungan Makasar Timur mayoritas warga disana berprofesi sebagai pedagang, dan ini sesuai dengan peruntukan Rusunawa yang memang dikhususkan untuk pedagang," sambungnya. 

Lanjut Rizal, Sate plain rumah yang akan di tata ada dua opsi, yakni tipe bertingkat dan tipe rumah petak seperti perumahan, dilengkapi dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH). 

"Namun yang cocok dengan kawasan itu adalah tipe bertingkat,  namun tidak lebih dari tiga lantai," tutupnya. (ZN) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00