• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

KNPI Tarakan Melihat Faham Radikal Rawan Masuk ke Wilayah Kaltara

23 February
00:31 2020

KBRN, Tarakan : Peran media diera teknologi digital sangat di perlukan untuk mencegah masuknya faham radikal dan separatis di Wilayah Kaltara utamanya Tarakan. Mengantisipasi masuknya faham tersebut, DPD KNPI Tarakan bersama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) Kaltara, Kementerian Pertahanan Wilayah Kaltara, Lantamal XIII Tarakan melakukan sosialisasi waspada gerakan radikal dan separatis kepada media, Sabtu malam (22/2/2020) di salah satu rumah makan jalan Mulawarman, kota Tarakan.

Sosialisasi yang di hadiri oleh beberapa awak media tersebut, perwakilan BIN, Kementerian Pertahanan Wilayah Kaltara, dan Lantamal XIII Tarakan, memaparkan bahaya faham radikal dan separatis jika sampai masuk ke wilayah Kaltara terutama Tarakan.

Ketua DPD KNPI Tarakan, Erik Hendrawan mengatakan, pertemuan dengan awak media merupakan bagian dari peran KNPI mencegah masuknya terorisme dan separatis di Tarakan. Menurutnya, media punya andil besar dalam mencegah masuknya faham tersebut dengan memberikan pemahaman positif kepada masyarakat.

"KNPI punya tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia, kami tidak ingin faham yang bertentangan dengan ideologi bangsa tersebut masuk ke Tarakan, sehingga perlu silaturrahmi dan sosialisasi kepada teman-teman media agar bersama mewaspadai gerakan seperatis tersebut," kata Erik.

Hadirnya pemateri dari BIN, Kementerian Pertahanan Wilayah Kaltara, dan Lamtamal XIII sangat penting terutama untuk memberikan pemahaman seperti apa gerakan sparatis maupun radikal.

"Secara geografis, Kaltara terutama Tarakan berdekatan langsung dengan perbatasan Malaysia bagian Timur, bahkan juga berbatasan dengan Filipina, tentunya sangat rawan gerakan tersebut bisa masuk dan untuk mencegahnya kita sebagai pemuda dan media harus bergandengan tangan bersatu menjaga persatuan," jelasnya.

Ketua DPD KNPI Kaltara, Komaruddin mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh DPD KNPI Tarakan untuk menjaga persatuan dari ancama separatis dan gerakan radikal. 

"Karena ini daerah perbatasan maka bisa saja faham tersebut masuk, dan kita wajib mencegahnya dan kegiatan ini sebuah langkah yang tepat oleh KNPI Tarakan dengan melibatkan media," tutupnya.(JN)

00:00:00 / 00:00:00