• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

HEADLINE

Refleksi Hari Pahlawan, Aliansi Mahasiswa Tarakan Tolak Kenaikan Iuran BPJS

11 November
17:41 2019
3 Votes (4.3)

KBRN, Tarakan :  Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Tarakan, merefleksikan hari pahlawan 10 November kemarin, dengan aksi damai di depan gedung DPRD Tarakan, Senin (11/11/2019). Dalam aksi ini mahasiswa menyoroti soal kenaikan iuran BPJS.

"Kami menolak kenaikan iuran BPJS kesehatan. Menuntut pemerintah eksekutif dan legislatif untuk serius menanggulangi angka kemiskinan di Tarakan," ucap Aswan Ketua Eksekutif LMND Kota Tarakan.

Sementara itu, Korlap aksi Risaldi menegaskan, pihaknya menolak keras kenaikan iuran BPJS. Secara tegas dalam tuntutan, pihkanya menolak adanya kenaikan iuran BPJS. Mengingat 60 persen pengguna BPJS adalah masyarakat miskin.
“Kami meminta audit dan keuangan BPJS itu diperjelas, tidak tahu dialirkan kemana saja,” tambah Risaldi.

Lanjut Risaldi, di daerah asalnya Sebatik, Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, ia pernah menemukan oknum orang kaya, yang memiliki rumah besar, sawah yang luas, dan berpenghasilan cukup pun, masih mendapatkan bantuan dari pemerintah, yang seharusnya diperuntukkan kepada masyarakat kurang mampu.
"Kami meminta, Perpres Nomor 75 Tahun 2019 bisa secepatnya dicabut". Selain itu, seluruh biaya kehidupan di negara Indonesia bisa diringankan, terkhusus iuran BPJS demi meningkatkan kesejahteraan.

"Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan. "Setiap orang juga mempunyai hak dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau Semuanya itu telah dijelaskan dalam pasal 28 H ayat (1) UUD 1945," Tutup Mahasiswa yang akrab dipanggil Ichal. AMR**

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00