• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

SBR008 Tawarkan Investasi Menguntungkan dan Aman

9 September
21:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, TARAKAN : Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajak masyarakat untuk berinvestasi Melalui Saving Bond Ritel (SBR) seri SBR008, dalam bentuk Surat Utang Negara (SUN). 

Lewat Edukasi dan sosialisasi SBR008 bertempat di Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia (BI) Kaltara, Senin (9/9/2019) Kemenkeu mengajak masyarakat  agar turut berinvestasi dalam program yang diakui sangat mudah dan aman. Hal ini juga sebagai bentuk kepedulian membangun negara dalam mengejar pembiayaan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala Seksi Analisis Pasar Surat Hutang Negara Kemenkeu, Hery Praptomo mengungkapkan, investasi lewat SBR008 tidak ada resiko yang perlu dikhawatirkan. Sehingga, pihaknya sangat yakin warga Kaltara khususnya Tarakan akan meminati investasi ini.

“Saya senang sekali melihat antusias warga Tarakan dalam SBR008 ini. Semoga komitmen ini terus berlanjut. bergabung dalam investasi ini bisa secara online (e-SBN) untuk mempermudah para investor  khususnya warga negara Indonesia yang memiliki e-KTP. prosesnya sangat mudah dan bisa diakses melalui smartphone," ucapnya , kepada KBRN (rri.co.id).

Lanjut Heri, Jika ingin berinvestasi pada periode pemesanan 5 sampai 19 September ini, pihaknya menawarkan tingkat kupon (bunga) minimal pada floating with floor sebesar 7,20 persen. SBR008 sendiri memliki tenor waktu semalama 2 tahun,“Sesuai kajian kita untuk minimum pemesanan yang paling proporsional itu 1 juta Rupiah dan maksimal 3 miliar, Rupiah. Kalau ingin pemesanan atau pembelian, kami melakukan kerjasama dengan mitra distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia. Baik manual maupun secara online. Ada 13 bank, 4 perusahaan efek, 3 perusahaan efek khusus, dan 2 perusahaan fintech peer-to-peer lending. Sasaran kita tidak hanya pengusaha dan Pegawai, namun kaum milenial dan ibu-ibu sosialita juga dinilai sangat berpengaruh," tutup Heri. (crz)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00