• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Press Release

Semua Permohonan Praperadilan di Tolak Hakim

28 May
21:14 2019
0 Votes (0)

KBRN Tarakan : permohonan praperadilan yang diajukan  perkara sabu tangkapan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan dengan tersangka MR melalui Penasehat hukumnya, ditolak oleh hakim praperadilan Mahyudin Igo. Putusan praperadilan tersebut dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Selasa (28/5/2019).

“Menyatakan menolak semua  permohonan yang diajukan oleh pemohon,” tegas majelis hakim saat persidangan.

Dalam putusannya, majelis hakim menuebutkan bahwa semua proses penangkapan MR yang dilakukan oleh petugas BNNK Tarakan sudah sesuai dengan prosedur. Bahkan, terhadap keterangan yang saksi yang sempat memberikan keterangan tidak melihat surat penangkapan oleh petugas BNNK, majelis hakim menyatakan semua surat tersebut sudah terkonfirmasi  di persidangan. Itu merupakan salah satu pertimbangan majelis hakim juga dalam memberikan pertimbangan.

Sementara itu Kuasa hukum MR, Nunung Tri Sulisytawati mengungkapkan, sangat menghormati semua putusan majelis hakim. Meski demikian, pihaknya beranggapan ada beberapa fakta persidangan yang ditemukan selama persidangan. Pihaknya juga menilai ada pelanggaran kode etik yang terjadi selama proses persidangan,“ kami dalam waktu dekat ini akan mengajukan keberatan ke Bidang Pengawasan Mahkamah Agung, Komisi Yudisial dan Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim di Samarinda,” bebernya, kepada KBRN (rri.co.id).

Pihaknya juga  pihaknya tidak sependapat dengan semua pertimbangan majelis hakim dalam persidangan. Ditegaskan bahwa surat yang dibawa petugas untuk melakukan penangkapan hanya satu surat, dan tidak membawa surat penangkapan atau penggeledahan.

“Fakta persidangan juga memperlihat hanya ada surat tugas, untuk surat penggeledahan dan penangkapan itu jelas tidak ada. Karena ada fakta persidangan dan adanya keberpihakan dari hakim praperadilan maka akan ajukan keberatan nantinya,” tandasnya. (CRZ)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00