• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Press Release

Waspada, Muncul Pelaku Penipuan dengan Mencatut Nama Kepala PSDKP Tarakan Lewat Medsos

2 May
19:29 2019
1 Votes (5)

KBRN, Tarakan : Seiring perkembangan zaman, modus pelaku kejahatan mulai beragam. Seperti penipuan yang mencatut nama kepala Kantor Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan, Akhmadon untuk mengelabui calon korban dengan cara meminjam sejumlah uang.

Pelaku mengirim pesan melalui medsos WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal. Namun, foto DP dari kontak 085786880887 memasang foto Akhmadon. Isi pesan dari pelaku yakni meminta tolong untuk dipinjamkan uang melalui via transfer bank karena sedang berada di laut.

Saat ditemui untuk Klarifikasi, Akhmadon menturkan, Ini memprihatinkan untuk dirinya seolah-olah membutuhkan pinjaman uang. Namun rekan-rekan yang mendapat pesan itu untungnya mengkonfirmasi dirinya.

“Itu bukan nomor saya, namun untuk foto yang digunakan pelaku benar itu foto saya saat berada di bontang. Kalau angka yang diminta pelaku ke para korban mulai dari 2 juta rupiah hingga 10 juta rupiah. Pesan yang masuk melalui whtasapp itu bukan rekan sejawat saya saja yang mendapatkannya, namun juga pihak keluarga dan tetangga sekitar rumah,”ujarnya, kepada KBRN (rri.co.id).

Saat dikroscek, Kata Akhmadon, di indikasi pelaku ini mendapaktkan seluruh nomor kontak yang ada di Hand Phone melalui email. Ia mengaku, Kejadian ini sudah tiga kali menimpa dirinya.

“si Pelaku ini juga sempat mengirim pesan itu ke Inspektorat Jendral. Beruntung Sejauh ini tidak ada yang mengirim uang kepada pelaku tersebut, karena semua mengklarifikasi ke saya langsung pesan dari pelaku itu. Saya juga sudah siaran pers ke semua medsos untuk tidak percaya terhadap pesan dari pelaku itu, karena merupakan penipuan. Dalam kesempatan ini saya juga mengimbau, agar masyarakat lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap modus seperti ini, karena kemungkinan besar tidak menimpa saya saja,”tutupnya. (CRZ)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00