• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Press Release

Vonis Mati, Dua Terdakwa Sabu 4Kg Minta Banding

12 March
00:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Tarakan : Terdakwa kasus narkoba 4 Kg juga narapidana Lapas Tarakan, Herman Tawau dan Lukman Sannai divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim yang diketuai Toni Irfan, Selasa (12/3/2019). 

Sebelumnya Kedua terdakwa ini dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman penjara seumur hidup.

Dalam putusan itu, Herman Tawau dan Lukman Sannai terbukti melanggar pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Setelah mendengarkan putusan dari Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, kedua terdakwa ini langsung mengajukan banding, sementara JPU akan pikir-pikir selama 7 hari.

“Dengan ini meyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah secara sah, serta meyakinkan menjadi perantara dalam jual beli narkotika. Atas perbutannya, terdakwa dijatuhkan dengan hukuman mati,” ucap Ketua Majelis Hakim dipersidangan.

Dalam persidangan, terdakwa Lukman Sannai sempat memberikan surat pernyataan yang dibuat Herman Tawau, sebelum Majelsi Hakim membacakan putusannya. Dimana isi dari surat pernyataan itu, menjelaskan Lukman Sannai tidak terlibat dalam perkara tersebut, karena hanya diminta mencarikan orang untuk mengambil barang, tapi tidak tahu kalau barang yang dimaksud sabu.

“Kan sudah masuk dalam agenda putusan, tapi surat pernyataannya tetap diterima dan akan dimasukan dalam berkas banding,” ujar Humas Pengadilan Negeri Tarakan, Melcky Johny Ottoh.

Lanjut Melcky, dijatuhkanya putusan hukuman mati terhdapa kedua terdakwa ini bukan tanpa pertimbangan, karen yang memberatkan keduanya adalah narapidana kasus serupa. Ditambah lagi, barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua terdakaw bukannya berkurang dari kasus sebelumnya, tapi justru bertambah banyak.

“Jadi Majelis Hakim sudah memutuskan hal yang normatif sesuai pertimbangan dan apa yang menjadi fakta persidangan, sehingga keduanya dianggap pantas divonis pidana hukuman mati. Belum lagi, tidak ada hal-hal yang meringankan untuk terdakwa,” ucapnya.

Untuk diketahui, Herman Tawau dan Lukman Sannai merupakan terdakaw dalam perkara 4 kg sabu yang berhasil diamankan BNN Pusat dan Bea Cukai, April 2017 lalu. Dalam perkara ini, sebenarnya masih ada tiga terdakaw lainnya yakni Andi Untung, Lukman Makmur dan Rendi, yang sudah menerima putusan dari Majelis Hakim beberapa waktu lalu. (CRZ)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00