• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Press Release

Dua Korban Meninggal, Tarakan Waspada Penyakit Leptospirosis

26 January
18:23 2019
1 Votes (2)

KBRN, Tarakan : Dalam Sepekan dua pasien di Kota Tarakan meninggal dunia dan satu orang masih suspect, akibat penyakit Leptospirosis atau infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Leptospira.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan, Subono menjelaskan, merujuk Kasus 2 Korban meninggal, Dinas Kesehatan menjadikan status waspada terhadap penyakit tersebut. 

“Korban meninggal dunia, yakni satu berada diwilayah Kelurahan Gunung Lingkas dan satu lagi berada di wilayah kelurahan Pamusian, semuanya sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, Dan ada satu yang suspect, sempat dirawat namun bersangkutan minta pulang,” Jelas subono Sabtu (26/1/2019).

Dijelaskannya, Penularan penyakit bersumber dari binatang seperti tikus, anjing, babi, kucing, sapi dan kambing, dengan sistem penularannya kepada manusia melalui lingkungan, air, lumpur yang mengandung bakteri Leptosira

“gejala bisa dirasakan, berawal demam akut, sakit kepala, nyeri otot, lemah, mata merah serta ada riwayat kontak dengan lingkungan terkontaminasi Leptosirosis, gejala lainnya, nyeri betis, kuning, sedikit air kencing atau tidak keluar air kencing, perdarahan, sesak nafas, detak jantung tidak teratur, batuk dengan atau tanpa keluar darah, dan kulit ruam." Ungkapnya.

Subono berharap, masyarakat yang mengalamai gejala Leptospirosis untuk segera berobat baik ke Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama bagi peserta BPSJ atau sarana kesehatan terdekat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00