• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Hutang, Jadi Salah Satu Penyebab Pernikahan Dini di Aceh Tengah

26 February
16:26 2020

KBRN,Takengon : Angka pernikahan dini tergolong tinggi di Kabupaten Aceh Tengah dimana setiap bulannya, terdapat puluhan pasangan mangajukan pernikahan dibawah usia minimal yang ditetapkan undang-undang perkawinan.

Darwin dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Aceh Tengah menjelaskan, dalam Undang-Undang nomor 16 tahun 2019 telah disebutkan jika perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah berusia 19 tahun.

Akan tetapi sebutnya, masih banyak pasangan yang mengajukan dispensasi pernikahan akibat akan menikah dibawah usia tersebut dengan berbagai alasan, dimana yang paling banyak disebabkan karena telah hamil di luar nikah.

Disamping itu tambah Darwin, faktor lainnya yang juga masih ditemukan kendati jumlahnya tergolong kecil adalah adanya orang tua yang harus rela anaknya dinikahkan hanya demi melunasi hutang yang tidak sanggup dibayarkan.

“Seperti di Januari ada 25 pernikahan dini, selain diakibatkan oleh istilahnya kecelakaan, ada juga karena terlilit hutang, orang tuanya terlilit hutang, bagaimana bisa terbebas dari hutang itu, akhirnya anaknya dinikahkan,“ katanya, Rabu (26/2/2020).

Masih menurut Darwin, pihaknya meminta kepada setiap orang tua agar lebih mengawasai pergaulan anak-anaknya terlebih dalam perkembangan teknologi informasi saat ini guna mencegah terjadinya pernikahan dini.

Kondisi tersebut jelasnya penting dilakukan, mengingat pernikahan dini yang dilakukan oleh anak dibawah umur yang sebenarnya belum siap untuk membina rumah tangga sebagian besar justru berakhir dengan perceraian.(FJ)

00:00:00 / 00:00:00