• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Penggerak KLH Gayo: Hutan di Gayo Lues Kian Kritis dan Rusak

25 February
18:05 2020
1 Votes (4)

KBRN, Blangkejeren: Hutan  di Kampung Kendawi dan Uning Sepakat, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo kian kritis dan rusak. Kerusakan diduga akibat maraknya pengrusakan lahan pohon pinus dengan cara di sadap.

Penggerak Komunitas Lingkungan Hidup (KLH) di Gayo Lues Alimin menyampaikan hutan pinus di area Kampung Kendawi dan Uning Sepakat, Kecamatan Dabun Gelang, kabupaten Gayo lues juga sudah dieksploitasi pengelolaannya.

Rusaknya hutan tersebut diduga akibat aktivitas penyadapan getah pinus yang dikelola dengan tidak sesuai tahapan pengelolaannya.

"Saya begitu sangat prihatin dengan rusaknya pohon pinus yang berada di area hutan  yang ada di Kampung Kendawi dan Uning Sepakat, ekosistem hutan  termasuk tegakan pinus sudah sangat banyak yang mati," kata Alimin,Penggerak KLH Gayo yang berada di Gayo lues, Selasa (25/2/2020).

Tambah Alimin, sejumlah lahan pohon pinus yang berada di area hutan di Kecamatan Dabun Gelang di beberapa titiknya dikelola sejumlah perusahaan, yang diduga izinnya  tidak sesuai dengan aturan yang ada. Hingga mematikan tegakan bantang pohon pinus di area hutan.

PT yang mengelola getah pinus di daerah ini papar Penggerak KLH Gayo diketahui adalah PT KHBL(Kencana Hijau Bina Lestari).

Sementara itu, tambah KLH Gayo lainnya, Zakiy, bahwa pemerintah perlu tegas dalam memberi kewenangan dan izin pada PT yang masuk dan mengelola getah pinus.

“Dengan melihat kaadaan iklim sekarang sangat di sayangkan pengelolaan yang mengarah ke dalam perusakan hutan. Saya melihat di data forest watcher sangat banyak tutupan pohon yang sudah rusak di daerah Kendawi dan Uning Sepakat, mulai dari penebangan dan juga penderesan getah pinus ini,” demikian Zakiy selaku penggerak KLH Gayo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00