• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ada Apa Dengan Aceh Tengah? Angka Nikah Dibawah Umur Sebulan Terakhir Tinggi

12 February
21:41 2020

KBRN, Takengon: Nikah dibawah umur karena istilah Married By Accident ternyata sejak satu bulan terakhir tergolong tinggi di Kabupaten Aceh Tengah, daerah yang berhawa sejuk dan terkenal dengan hamparan perkebunan kopinya yang luas.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Takengon, Arinal mengaku heran dengan fenomena tersebut. Diungkapkan Januari 2020, orang tua yang ajukan surat dispensasi nikah untuk anaknya mencapai 25 perkara.

Bahkan, ditegaskan Arinal, kasusnya rata-rata karena si anak telah hamil duluan. Sehingga untuk menutupi aib keluarga, si anak terpaksa dinikahkan.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Takengon telah melaporkan kepada Pimpinan Daerah untuk mengetahui fenomena apa yang sebenarnya terjadi di Aceh Tengah dan mencari jalan keluar.

“Sudah lapor ke Pak Bupati, pimpinan dewan, MPU, Kemenag, Kadis Sosial dan Kadis Syariat Islam, ini ada fenomena apa kok banyak anak-anak dibawah umur kan, tentu ada jaringan yang putus, kegagalan dimana,” ujar Ketua Mahkamah Syar’iyah Takengon, Arinal, di release RRI, Rabu (12/2/2020).

Ketua Mahkamah Syar’iyah Takengon, Arinal menambahkan akan duduk bersama dengan pemangku kepentingan untuk mencari jalan keluar terhadap persoalan yang tidak menggembirakan tersebut.

“Kami akan duduk bersama nanti, buat kesepakatan MoU, bagaimana menanggulangi ini secara bersama-sama jangan sampai anak-anak kita di Aceh Tengah ini,” timpalnya lagi.

Jika dibandingkan dengan Kabupaten/kota lain di Aceh, papar Arinal Aceh Tengah tertinggi dalam hal penerbitan dispensasi nikah anak dibawah umur.

00:00:00 / 00:00:00