• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kasus Nikah Dibawah Umur Karena ‘Kecelakaan’ Tinggi! MPU Nilai Orang Tua Lalai

12 February
21:40 2020
0 Votes (0)

KBRN, Takengon: Mahkamah Syar’iyah Takengon pada Januari 2020 mengungkapkan data mengejutkan, berupa perkara anak usia dini atau dibawah umur yang mengajukan izin menikah.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Takengon, Arinal sebelumnya menyebutkan bahwa untuk Januari 2020 saja, menangani sebanyak 25 perkara dispensasi menikah anak dibawah umur.

Diungkapkan, penyebab tingginya orang tua mengajukan surat dispensasi menikah bagi anaknya adalah dampak dari pergaulan bebas atau hamil diluar nikah.

Menanggapi itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah Tgk M Isa Umar menilai, orang tua lalai dalam melakukan pemantauan atau pengawasan terhadap anaknya, sehingga terjerumus ke pergaulan bebas.

“Penjagaan orang tua. Artinya jangan diperkenalkan dengan pergaulan bebas. Jadi kalau bebas ini, namanya juga bebas, malam keluar, tidak teratur, tidak terjaga. Jadi anak itu menjadi tanggung jawab orang tua. Orang tua ini kurang jelih dalam menelisik,” ujar Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah Tgk M Isa Umar, Rabu (12/2/2020).

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah Tgk M Isa Umar mengklaim sejauh ini peran dari yang berkopeten untuk antisipasi menikah dibawah telah meluas dilakukan sosialisasi.

“Penjelasan-penjelasan para berkopeten telah meluas. Jadi kami kira intinya penjagaan dari orang tua sebagai pendidik yang bertanggung jawab,” demikian Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah Tgk M Isa Umar

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00