• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

BPBA Datangi Lokasi Konflik Gajah dan Manusia di Pintu Rime Gayo, Bener Meriah

27 January
06:14 2020
0 Votes (0)

KBRN, Redelong: Harapan agar Pemerintah Aceh turun membantu Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam penanggulangan konflik gajah dan manusia di Kecamatan Pintu Rime Gayo mendapat sambutan dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah Abdul Kadir menyampaikan Kepala BPBA Aceh telah turun dan melihat langsung lokasi dimana terjadi konflik gajah dan manusia di Bener Meriah.

Hasil dari kunjungan itu ungkap Kalak BPBD Bener Meriah, Pemerintah Aceh melalui BPBA akan memberi bantuan operasional dalam melanjutkan pembuatan parit isolasi atau barrier penghalau gajah.

“Iya datang berkunjung melihat langsung masyarakaat kita dan dalam rangka penanganan gajah liar itu. Dari BPBA akan membantu operasional alat berat untuk penggalian barrier terus membantu rumah masyarakat yang rusak akibat gajah itu,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah Abdul Kadir, Minggu (26/1/2020).

Ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah Abdul Kadir, parit isolasi yang saat ini berhasil dilakukan penggalian masih mencapai 1 Kilometer.

Sebelumnya Reje atau Kepala Desa Negeri Antara Riskanadi mengungkapkan bahwa parit isolasi yang dibutuhkan agar gajah liar tidak lagi masuk perkebunan dan pemukiman masyarakat diperkirakan mencapai 13 Km.

“Jumlah seluruhnya itu masih 1050 meter, sedangkan yang harus digali seluruhnya sampai 13 Kilometer. Itu gajah tidak masuk lagi ke wilayah 12 desa di Pintu Rime Gayo. Jadi minta tolonglah lebih ditekankan lagi ke Pemerintah, sekarang udah bingung masyarakat,” demikian Reje atau Kepala Desa Negeri Antara Riskanadi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00