• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Desa Negeri Antara Dikuasai Gajah Liar, 132 KK Terpaksa Keluar Daerah

19 January
15:09 2020
0 Votes (0)

KBRN, Redelong: Kunjungan hewan berbadan besar di desa Negeri Antara yang tidak kunjung berkesudahan mengharuskan ratusan Kepala Keluarga di desa tersebut meninggalkan ladang dan tempat tinggal yang selama ini dijadikan tempat untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Kepala Desa (Reje) Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah Riskanadi kepada RRI menyampaikan bahwa banyak warganya yang merantau keluar daerah untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Hal itu jelas Riskanadi terpaksa banyak dilakukan masyarakatnya, karena konflik gajah dan manusia di daerah tersebut tidak kunjung usai.

Sehingga untuk bertahan hidup dan mencukupi kebutuhan keluarga, jalan keluar adalah bekerja sebagai buruh diluar Provinsi Aceh.

“Kampung kita ini desa termiskin mungkin se Aceh, se Kabupaten Bener Meriah. Karena enggak ada aktivitas ke kebun sama sekali. Takut (gajah). Sekarang mereka kerja di PT ada kerja di Takengon, Bireun, Medan dan banyak ke Riau. Kebun sekarang dibiarkan, mereka kerja diluar sama PT, banyak yang manda,” keluh Kepala Desa (Reje) Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah Riskanadi, di release, Minggu (19/1/2020).

Disinggung jumlah KK yang manda, ungkap Kepala Desa (Reje) Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah Riskanadi mencapai 132 Kepala Keluarga (KK).

“Itu ada sebanyak 132 KK, yang pindah, manda keluar daerah,” ungkap Riskanadi.

Mewakili masyarakat desa Negeri Antara, Riskanadi berharap Pemerintah segera melakukan penanganan atau penyelesaian konflik gajah dan manusia di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

“Kalau pemerintah lambat, mungkin di kampong kami ini enggak ada warga lagi, karena udah keluar semua,” demikian Reje Negeri Antara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00