• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pembangunan Parit Isolasi Gajah di Bener Meriah Terhenti, Masyarakat Minta Pemerintah Lanjutkan Pekerjaan

15 January
14:59 2020
0 Votes (0)

KBRN, Redelong: Rasa kecewa disampaikan warga di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Hal itu karena Pemerintah menggentikan sementara pekerjaan penggalian parit isolasi atau barrier yang diyakini dapat menghalau gajah masuk perkebunan dan pemukiman penduduk.

Reje atau Kepala Desa Negeri Antara, Riskanadi kepada RRI menyampaikan saat ini terdapat satu unit alat berat di daerahnya yang digunakan Pemerintah untuk penggalian parit isolasi.

Akan tetapi sejak memasuki tahun 2020, alat berat tidak bekerja, dan masyarakat mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam penanganan konflik gajah dan manusia di Kecamatan Pintu Rime Gayo.

“Beko (alat berat) ada dari bulan 12 kemarin dibawah. Udah kerja. Cuman per tahun 2020 ini belum ada kerja. Kalau parit itu udah selesai cepat dikeluarkan gajah. Kemarin BPBD baru kerjakan sekitar 1 kilometer. Alat yang dari Provinisi baru kerja 50 meter udah ditarik kembali, enggak disampaikan kenapa. Keinginan masyarakat ini secepatnya barrier diselesaikan, supaya ada harapan masyarakat ini, oh ini dilanjutkan, jadi ada harapanlah walau menunggu beberapa hari kedepan ini,” ujar Reje atau Kepala Desa Negeri Antara, Riskanadi, Rabu (15/1/2020).

Diakui Reje atau Kepala Desa Negeri Antara, Riskanadi, sejauh ini parit isolasi atau barrier yang berhasil dibangun Pemerintah masih mencapai 1050 meter.

Jumlah tersebut masih jauh dari harapan masyarakat Kecamatan Pintu Rime Gayo agar kawanan gajah liar tidak kembali masuk ke perkebunan dan pemukiman penduduk.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00