• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Diduga Korupsi Dana Desa, Kades di Takengon Ditahan

4 December
18:04 2019
1 Votes (3)

KBRN, Takengon : Satreskrim Polres Aceh Tengah limpahkan dua tersangka dugaan korupsi dana desa Kampung Pegasing, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah ke Kejaksaan Negeri Takengon. 

Dua tersangka itu berinisial AS, 48 tahun, mantan Kepala Desa (Reje) Pegasing dan MA, 33 tahun mantan bendara Kampung. Selain dua tersangka, polisi turut menyerahkan uang tunai Rp.20.550.000 sebagai barang bukti.

Penyerahan itu berlangsung di kantor Kejaksaan Negeri setempat, Rabu (4/12) sore.

Kasatreskrim Polres Aceh Tengah Iptu Agus Riwayanto Diputra mengatakan, barang bukti dan tersangka diserahkan setelah Jaksa menyatakan berkas perkara lengkap atau P-21.

Dikatakan, objek dugaan korupsi terdiri pada sejumlah program kampung termasuk dugaan Mark Up. 

Akibat perbuatannya kata Iptu Agus, negara dirugikan Rp.194 juta lebih berdasarkan hasil audit Inspektorat.

"Dugaan korupsi itu pada dana desa 2015 saat kedua tersangka masih menjabat," katanya.

Perkara itu sebut Iptu Agus, mulai ditangani sejak September 2018.

Kasi Pidsus Kejari Takengon Zainul Arifin mengatakan, kedua tersangka itu langsung ditahan di Rutan Kelas II B Takengon untuk memudahkan proses hukum. 

Pasca menerima berkas itu katanya, Jaksa langsung menyusun kelengkapan administrasi untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Banda Aceh.

"Kita upayakan dalam waktu dekat sudah kita limpahkan ke Tipikor," katanya.

Ia juga membenarkan kerugian negara akibat perbuatan kedua tersangka Rp194 juta dari total sumber anggaran dana desa Kampung Pegasing tahun 2015 Rp1,064 M lebih.

Objek dugaan korupsi itu katanya, seperti tidak sesuai antara bukti pengeluaran dengan data pendukung, Mark Up harga material, adanya dugaan belanja fiktif dan kekurangan volume pekerjaan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00