• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati di Aceh Tengah Disidang

19 October
15:56 2019
0 Votes (0)

KBRN, Takengon : Perkara dugaan pencemaran nama baik Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar oleh pria berinisial SM, disidang. Perkara ini ternyata telah dua kali sidang. Sidang perdana dan kedua pada 10 dan 17 Oktober 2019. Sidang perdana beragendakan pembacaan dakwaan dan sidang kedua mendengar keterangan saksi. Sidang ditunda hingga 24 Oktober 2019 masih beragendakan keterangan saksi karena pada sidang kedua saksi yang dipanggil oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak hadir.

Sidang perkara Informasi dan Transaksi Elektronik ini berlangsung di Ruang Sidang Kartika dan terbuka untuk umum. Informasi ini diakses rri pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara milik Pengadilan Negeri Takengon, Sabtu (19/10).

Pertengahan Juli 2019, Pemerintah Aceh Tengah melalui Kabag Hukum melaporkan pria berinisial SM ke polisi pasca postingannya diduga mencemarkan nama baik Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar. Akibat perbuatannya, SM disangkakan melanggar UU ITE pasal 27 ayat (3) dengan ancaman pidana empat tahun penjara.

SM menulis status bernuasa pencemaran nama baik diakun facebook miliknya. Ia menulis Bupati Aceh Tengah terbiadab dalam tender proyek. Dalam status itu Ia diduga kesal akibat kalah tender.

Bupati Shabela bebeapa waktu lalu mengaku, SM kerap mengkritik pemerintah Aceh Tengah dengan nuansa hinaan, sehingga ini tak dapat ditolerir. Bupati Shabela mengaku tak paham dengan sikap SM yang memposting perkataan tak senonoh diakun facebooknya. Ia menduga, postingan SM akibat kalah tender proyek. Padahal katanya, mekanisme tender proyek telah diatur oleh panitia yang bersifat independen  dan tak dapat diintervensi oleh pihak manapun, termasuk bupati. Shabela juga mengaku tidak pernah mencampuri persoalan tender proyek yang selama ini terbuka untuk umum.

Teks Foto : SM saat diamankan polisi di ruang Satreskrim Polres Aceh Tengah pasca pelaporan dari pemerintah setempat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00