• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pemerintah Diminta Serius Tangani Gajah di Bener Meriah

19 October
11:56 2019
0 Votes (0)

KBRN, Redelong: Berulang kali kawanan gajah masuk ke perkebunan penduduk di Kabupaten Bener Meriah.

Daerah yang sering disambangi hewan berbadan besar itu berada di Kecamatan Pintu Rime Gayo, diantaranya desa Musara Pakat, Alur Gading, Blang Rakal, Pantanlah dan desa Negeri Antara.

Meski Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten memberi perhatian menghalau gajah kembali ke hutan, akan tetapi seolah kejadian gajah liar masuk ke perkebunan penduduk nyaris terjadi setiap tahun.

Kepala Desa Negeri Antara Riskanadi memprotes cara-cara yang selama ini dianggap tidak efektif dan kebijakan tidak tegas dalam pengusiran gajah kembali ke hutan.

“Kami bermohon, supaya penanganan gajah ini lebih serius. Jangan ini kesannya penanganan gajah ini kalau menurut kacamata saya dijadikan proyek. Saya mohon kepada Pemerintah maunya kedepannya lebih serius lagi. Dari dulu proyek gitu,” ujar Kepala Desa Negeri Antara Riskanadi di release, Sabtu (19/10/2019)

Kepala Desa Negeri Antara Riskanadi juga mengkirisi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Conservation Response Unit (CRU) untuk responsive dan aktif, mengingat tugas yang telah diberikan oleh Pemerintah.

“Kita mohon supaya lebih efektif lagi. Karena ini sebenarnya tugas mereka dibantu Pemda. Jadi mereka jangan sampai berpangku tangan. Sedih kami lihat masyarakat dan perkebunan rusak terus,” tegasnya lagi.

Camat Pintu Rime Gayo, Iwansyah Putra mengaku tim sempat kehabisan petasan yang biasa digunakan untuk menghalau gajah keluar dari perkebunan penduduk

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00