• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Masyarakat Pamar Minta Fasilitas Kesehatan yang Layak

16 October
14:04 2019
0 Votes (0)

KBRN, Takengon: Fasilitas kesehatan di Kemukiman Pamar, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah dikeluhkan warga.

Hal itu karena bangunan dianggap masih kurang layak digunakan untuk memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Warga yang enggan disebut nama kepada RRI menyampaikan, fasilitas kesehatan yang dianggap tidak layak adalah bangunan Polindes desa Merande Paya.

“Dengan fasilitas yang ada memang betul kurang. Itu harus diakui. Kayak Polindes, missal di Tran SP II non Polindes, bidan standby. Malah ada tiga, ada polindes dibuat tapi asal dibuat. Papan, dengan lantai yang kalau kita bilang enggak layaklah, kamar mandi juga,” ujar warga Kemukiman Pamar yang enggan disebutkan nama kepada RRI, Rabu (16/10/2019)

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah Jayusman, belum berhasil dikonfirmasi terkait dengan sarana fasilitas kesehatan di daerah pedalaman tersebut.

Sebelumnya Sekda Aceh, Taqwallah meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk lebih memperhatikan fasilitas maupun tenaga kesehatan yang berada pada kawasan pelosok atau pedalaman.

Bahkan orang nomor Tiga di Aceh itu menyoroti fasilitas kesehatan di Pamar, Kecamatan Rusip Antara yang berjarak sekitar 85 kilometer dari pusat Kota Takengon, seperti halnya Polindes yang dinilai masih belum representatif. Baca Akhirnya Masyarakat Transmigrasi SP II Pamar Miliki Jembatan Senilai Rp 1,9 Milyar

“Jadi tolong kepada Bappeda dan Dinas Kesehatan Aceh Tengah, berikan perhatian maksimal dulu ke Pamar baru ke daerah lain, tolong dukung mereka disana, karena saya juga pernah meraskan bertugas di daerah terpencil,” kata Sekda Aceh pada acara Rapat Kerja Lanjutan Percepatan Program Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau (Bereh), Stunting dan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Selasa (15/10/2019). Baca juga Pemkab Aceh Tengah Diminta Perhatikan Pelayanan Kesehatan di Pedalaman

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00